Beranda Daerah Karanganyar Ganjar Gelar Open House di Tawangmangu, Kenang Masa Kecil dan Bahagia Ketemu...

Ganjar Gelar Open House di Tawangmangu, Kenang Masa Kecil dan Bahagia Ketemu Teman Lamanya


loading...
Loading...
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat bertemu dengan para teman masa kecilnya saat open house di Tawangmangu. Foto: Tribunnews.com

KARANGANYAR (JOGLOSEMARNEWS.COM) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menggelar open house Hari Raya Idul Fitri di sejumlah titik. Salah satunya adalah di Tawangmangu, Karanganyar yang merupakan tempat masa kecil Ganjar. Pada Sabtu (8/6/2019) kemarin, Ganjar menemui saudara dan teman-teman masa kecilnya di Tawangmangu sekaligus menggelar open house untuk masyarakat umum.

Bagi Ganjar, bisa bercengkerama dengan saudara-saudaranya dan teman masa kecilnya merupakan kebahagiaan tersendiri. Karena itulah tidaka dia lewatkan pada momen perayaan Hari Raya Idul Fitri kali ini.

Baca Juga :  Bupati Serukan Semua Dinas Tertibkan Uji KIR Kendaraan Dinas. Kendaraan Pemerintah Tidak KIR, Memalukan! 

Acara open house berlangsung di Griya Sri Soeparni yang terletak di Dukuh Tawangmangu RT 3/2 Kelurahan Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu Karanganyar. Di tempat inilah kenangan semasa kecil Ganjar bersama keluarga masih membekas hingga sekarang. Lokasi Griya Sri Soeparni berada di sebelah utara atau belakang Terminal Tawangmangu.

Dalam kesempatan itu, Ganjar bercerita tentang masa kecilnya di Tawangmangu. “Kami di keluarga, kalau pagi disuruh membakar minyak, karena minyaknya beku karena hawa dingin. Sebelum dibuatkan sarapan, minyaknya dipanasi dulu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wow, Segini Keuntungan Per Hektare Petani Tembakau di Desa Bolon Karanganyar. Pemkab Siap Bantu Sumur 

Ganjar juga bercerita, sarapan andalan di keluarganya dulu adalah sambal tempe. Almarhum ibunya, Sri Soeparni biasanya membuatkan sarapan anak-anaknya sambal tempe. Lalu menu bothok dan sesekali membeli nasi jagung. Saya terkesan betul, kita juga merasakan bagaimana rekosonya zaman dulu,” kenangnya.

“Sekarang kalau berkumpul, rasa-rasanya makan bothok dan makan gereh layur menjadi satu memori yang ingin kita ulang terus. Keakraban di antara keluarga terjalin dengan kuat,” ungkapnya.

Lebih jauh Ganjar juga mengenang semasa SD sering bermain dengan teman-temannya di sungai usai sulang sekolah. “Setelah pulang sekolah, kami biasanya main di Sungai Kledung. Kadang sampai sore sehingga kalau sudah sampai di rumah sering dimarahi orang tua,” tambahnya.

Baca Juga :  Bupati dan Forkompida Karanganyar Bantai Tim Matesih di Lapangan Kecamatan Matesih 

Sebelum di Tawangmangu, Ganjar juga menggelar di beberapa tempat di Jawa Tengah seperti Kutoarjo, Purbalingga, dan Purwokerto. Dia melaksanakan salat Idul Fitri di alun-alun Purwokerto. Setelah itu Ganjar bersama istri menggelar open house di beberapa lokasi, Purbalingga, Kutoarjo, Banyumas dan Karanganyar. (Marwantoro | Syahirul)

www.tribunnews.com

 

Loading...