JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Keranjingan Game Online, 3 Remaja Nekat Jadi Sindikat Curi Motor. Motor Curian Dijual di Grup Jualbeli Kendaraan Boyolali 

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

MAGELANG, JOGLOSEMARNEWS.COM  Tim Buser Sat Reskrim Polres Magelang yang dipimpin oleh AKP Bayu Puji Hariyanto berhasil menangkap tiga sindikat pelaku pencurian sepeda motor dan onthel.

Ketiganya disinyalir sering menggasak kendaraan bermotor dan onthel di berbagai tempat di wilayah Kabupaten Magelang.

Menariknya, mereka nekat mencuri motor hanya demi bisa main game online. Sementara motor hasil curian di jual di grup jualbeli Boyolali.

Ketiganya masing masing RAS (24), warga Desa Wringin Putih Borobudur Magelang, EAS (17), Kedungsari Magelang Utara Magelang dan RY (25), warga Ringin Anom, Borobudur, Magelang.

Baca Juga :  Sepanjang 2020, Sebanyak 3.189 Warga Jateng Terjangkit DBD

Mereka bertiga ditangkap oleh petugas Buser Polres Mgelang di Wilayah Borobudur, Senin 8 Juli 2019, sekitar pukul 22.30 WIB.

Dalam pemeriksaan dan pengembangan petugas ketiga tersangka telah melakukan di 10 (sepuluh) TKP di wilayah Kabupaten Magelang.

Selain kendaraan bermotor juga mengambil beberapa sepeda ontel dan cara penjualnya pelaku mengakui melalui medsos (FB) Group Jual Beli Kendaraan Boyolali.

Kemudian diamankan melalui Cash On Delivery (COD) ini merupakan modus baru cara penawaran dan penjualan hasil kejahatan.

Baca Juga :  Perhatian bagi Para Santri Asal Kendal Masih Jadi Prioritas

“Cara penjualan dan penawaran hasil pencurian kami tawarkan melalui media sosial FB, Group Jual Beli Kendaraan Boyolali dan hasil penjualan habis kebanyakan buat bermain Games On Laine“ terang RAS, yang juga merupakan residivis keluar tahun 2018 setelah mendekam di LP selama 10 bulan.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya ketiga pelaku di jerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. JSnews