JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Geger Penemuan Mayat Tergeletak di Selokan Bumisari. Korban Berjenis Kelamin Laki-Laki 

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

PURBALINGGA, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga di Bumisari digemparkan dengan penemuan mayat di selokan. Mayat yang kemudian diketahui bernama Martana (90) warga Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga itu ditemukan meninggal dunia di selokan.

Anggota Polsek Bojongsari Polres Purbalingga yang mendapati laporan kemudian mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), Sabtu (10/8/2019) malam.

Kapolsek Bojongsari AKP Imam Hidayat menyampaikan lansia meninggal dunia pertama kali ditemukan oleh istrinya yang bernama Warni (80). Istri korban menemukan suaminya dalam kondisi tergeletak di selokan dengan posisi tengkurap dan sudah tidak bergerak.

“Mendapati suaminya tergeletak kemudian ia memberitahu anaknya serta warga lain. Warga yang berdatangan kemudian mengecek kondisi korban karena sudah meninggal selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintahan desa dan kepolisian,” kata Kapolsek dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Sebelum Terpapar Covid-19, Sekda Grobogan Beriinisiatif Lakukan Uji Swab

Kapolsek menjelaskan anggota Polsek Bojongsari yang menerima laporan, kemudian datang dan mengamankan TKP. Selanjutnya bersama dengan Inafis Polres Purbalingga melakukan pemeriksaan dan olah TKP. Selain itu, petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi.

Polisi juga melakukan pemeriksaan jenazah korban bersama tim medis dari Puskesmas Bojongsari. Dari hasil pemeriksaan di tubuh korban tidak ditemukan tanda penganiayaan.

Diduga korban meninggal dunia akibat terjatuh dan kepalanya membentur batuan yang ada di selokan.

Baca Juga :  Pembentukan Gugus Tugas Khusus di Kawasan Industri Jadi Prioritas Ganjar

Menurut keterangan keluarganya, sebelum kejadian korban pergi dari rumah sekitar pukul 14.00 WIB. Korban berpamitan akan menebang bambu di kebun yang letaknya sekitar 70 meter dari rumah.

Karena hingga pukul 17.00 WIB suaminya belum pulang kemudian istrinya mencari di kebun. Akhirnya suaminya berhasil ditemukan namun dalam kondisi sudah meninggal dunia masuk selokan sedalam 1,5 meter.

“Setelah selesai dilakukan pemeriksaan kemudian jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Penyerahan jenazah disaksikan perangkat desa setempat,” pungkas kapolsek. JSnews