JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Pantai Selatan Sukabumi Rawan Tsunami, Warga Diimbau Tenang Namun Wapada

tempo.co

tsunami palu tempo
Ilustrasi/tempo.co

SUKABUMI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Masyarakat di pesisir selatan Sukabumi diimbau untuk bersikap tenang namun waspada pasca terjadinya gempa di Banten, Jumat (2/8/2019) malam.

Imbauan tersebut dikeluarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

“Tetap tenang, waspada dan selalu siaga,” kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman Sabtu (3/8/2019).

Baca Juga :  Pasangan Pelaku Perbuatan Mesum di Halte Bus SMK 34 Kramat Raya yang Videonya Viral Ditangkap Polisi

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Sukabumi memiliki garis pantai sepanjang 117 kilometer dan terdapat beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Sukabumi yang masuk dalam daerah paling rawan terdampak bencana tsunami.

BPBD Kabupaten Sukabumi masih melakukan pendataan jumlah kerusakan bangunan akibat gempa bermagnitudo 7,4 yang kemudian oleh BMKG dimutakhirkan menjadi 6,9 yang mengguncang Banten, Jumat (2/8/2019) malam.

Baca Juga :  Untuk Deteksi Covid-19, Kemenhub Akan Sebar 200 GeNose di 44 Titik Stasiun di Jawa dan Sumatera

Dari data sementara yang diperoleh BPBD, terdapat 15 kecamatan yang terkena dampak yaitu, Parakansalak, Cikembar, Ciambar, Sagaranten, Cidahu, Nagrak, Bojonggenteng, Kalapanunggal, Warungkiara, Sukaraja, Waluran, Cireunghas, Cisolok dan Cicantayan. Dari laporan BPBD, terdapat 26 rumah yang terkena dampak.

Selain itu sebuah Majlis Talim juga mengalami rusak ringan.

www.teras.id