loading...
Loading...
vina garut
Tersangka V (paling kiri) menunjukkan kamar hotel tempat satu adegan video Vina Garut diambil di kawasan Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kamis (22/8/2019). (Tribun Jabar/Firman Wijaksana)

JOGLOSEMARNEWS.COM – V pemeran perempuan dalam video Vina Garut ternyata mempunyai cerita masa lalu yang kelam.

Hal itu diunggap oleh pengacara V, pemeran video Vina Garut, Budi Rahadian.

Dia menuturkan, orangtua pemeran perempuan video Vina Garut sudah cerai sejak V masih kecil.

Karena itu, sejak kecil, V pemeran video Vina Garut tinggal bersama ibunya.

Terakhir kali, V bertemu dengan ayah kandungnya saat akan menikah dengan A alais Rayya.

A adalah mantan suami V yang juga ikut dalam video Vina Garut.

Kemudian, V tak bertemu lagi dengan ayahnya dalam waktu yang cukup lama.

Hingga video Vina Garut viral, V bertemu lagi dengan ayah kandungnya.

Baca Juga :  Panglima TNI Siap Laksanakan Intruksi Presiden, Copot Pangdam yang Gagal Tangani Karhutla

Saat masih sekolah, V juga tergolong siswi yang cerdas.

Dikatakan Budi, prestasi akademik V cukup bagus.

“Meski hanya lulusan SMP, nilainya di atas 80, bahkan ada yang 95,” ujarnya di Mapolres Garut, Kamis (22/8/2019).

Sayangnya, V tak bisa melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi.

Ia hanya lulusan SMP.

Ternyata, faktor lingkungan keluarga yang tak mendukung lah yang membuat V tak bisa mengenyam pendidikan lebih lanjut.

Hingga akhirnya, V terpaksa menikah dengan A alias Rayya.

V menikah dengan A karena ia disebut tak diurus lagi oleh orang tuanya.

Baca Juga :  Terpilih Ketua KPK Meski Kontroversi, Ini Rekam Jejak Firli Bahuri

Berubah Drastis

Penampilan dan kehidupan V kini berubah.

Ia tampil tertutup saat menunjukkan kamar hotel tempat salah adegan video Vina Garut di Cipanas, Tarogong Kaler, Garut, Kamis (22/8/2019).

V tampil mengenakan kerudung berwarna hitam.

Pakaian berwarna putih longgar dan tertutup juga terlihat dikenakannya.

Wajahnya juga tak terlihat jelas.

Ia menggunakan masker.

Tak hanya dari segi penampilan saja, V pun punya kebiasaan yang beda.

Kini dia kerap berpuasa.

“Dia sering puasa Senin dan Kamis, bahkan waktu ditahan juga puasa terus,” ujar Budi Rahadian di Mapolres Garut, Kamis.

Baca Juga :  Jokowi Minta KPK Bijak, Agus Rahardjo: Mengembalikan Mandat Bukan Berarti Mundur

Mentalnya Terganggu

Saat ini, V mentalnya terganggu.

Hal itu disebabkan videonya yang beredar luas.

Budi menyebut, psikologis V terkena imbasnya.

Karena itu, pihaknya pun melakukan penangguhan penahanan.

“Untuk pemulihan yang bersangkutan dulu,” katanya.

Penangguhan sudah diajukan kepada Polres Garut.

Budi mengatakan, pihaknya tinggal menunggu pertimbangan penyidik.

Sejauh ini, V kooperatif memberikan keterangan kepada penyidik.

Pihaknya pun menghormati proses hukum.

Azas praduga tak bersalah harus dijunjung dalam penyidikan kasus ini.

“Beberapa tahapan sudah dilalui. Pengecekan kesehatan juga sudah dilakukan. Meski begitu, tim dari Dinkes juga masih memantau perkembangannya,” ujarnya.

www.tribunnews.com

Loading...