loading...
Tri Mulyono saat merelakan rambutnya dipelontos sebagai wujud nadar dari relawannya setelah memenangi Pilkades. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Pilkades serentak yang digelar di 167 desa di Kabupaten Sragen 26 September 2019 lalu, bakal menjadi hari bersejarah bagi dua saudara ini.

Betapa tidak, dalam hari yang sama, kakak beradik ini sukses menorehkan sejarah dengan memenangkan Pilkades di dua desa beda kecamatan.

Kakak beradik itu adalah Sunanto dan Tri Mulyono. Kedua saudara kandung itu berhasil memenangkan Pilkades di Desa Slendro Gesi dan Patihan Sidoharjo.

Sunanto, sang kakak memenangkan Pilkades Slendro usai menumbangkan petahana dalam duel head to head. Sunanto unggul tipis 37 suara atas rivalnya, Santoso yang merupakan calon incumbent. Dalam pertarungan mahasengit itu, hasil akhir menempatkan Sunanto yang merupakan mantan Kades sebelumnya alias dongkol, meraup 993 suara sedangkan sang petahana meraih 956 suara.

Sementara, sang adik, Tri Mulyono sukses melanggengkan tahta di Pilkades Patihan. Tri yang maju dengan label petahana, sukses mengandaskan rivalnya yang merupakan dongkol, Sri Lestari dalam laga head to head.

Baca Juga :  Data Terbaru Kasus Corona di Solo Raya 22 Maret. Kota Solo Paling Tinggi, Sragen Turun Drastis, 2 Kabupaten Masih Hijau

Tri meraup 2.495 suara mengungguli Sri Lestari yang meraih 2.060 suara atau unggul 435 suara.

Kemenangan kakak beradik itu sontak disambut suka cita dari tim sukses dan keluarga besar mereka.

“Iya, Alhamdulillah dalam hari ini, ada dua keluarga kami yang terpilih jadi Kades. Saya di Pilkades Patihan, kakak kandung saya juga terpilih di Pilkades Slendro,” ujar Tri Mulyono, Sabtu (12/10/2019).

Tri menuturkan sangat bersyukur atas kemenangannya yang untuk kali kedua di Pilkades Patihan. Namun ia mengakui semua itu adalah berkat dukungan masyarakat, tim dan semua relawan yang bersama-sama mendukungnya hingga bisa terpilih kembali.

“Ini kemenangan bersama, tim dan semua masyarakat Patihan. Mereka yang berjuang sejak awal dengan penuh semangat mendukung saya,” tutur Tri.

Ia mengaku sangat bersyukur bisa dipercaya kembali untuk mengemban amanah memimpin Patihan. Menurutnya perjuangan di Pilkades kedua ini diakui jauh lebih berat lantaran sejak awal dirinya sudah banyak didera cobaan.

Baca Juga :  WHO Tetapkan Corona Sebagai Wabah Dunia, Pilkades 11 Desa di Boyolali Terpaksa Dibatalkan Sampai Batas Waktu Belum Ditentukan

“Tapi Alhamdulillah perjuangan kami dan warga akhirnya bisa berbuah kemenangan. Kami sangat berterimakasih, mudah-mudahan di periode kedua ini nanti, bisa mensupport kekurangan di periode pertama sehingga Desa Patihan akan semakin lebih maju lagi,” tandasnya.

Ditambahkan, sebagai wujud syukur, banyak relawan yang melakukan aksi nadar cukur gundul.

“Kemarin memang pada nadar, kalau menang nanti akan cukur gundul. Akhirnya tadi saya juga ikut cukuran sekalian. Ada puluhan relawan yang nadar cukur gundul,” tandasnya. Wardoyo