loading...

SOLO, JOGLOSEMAR NEWS.COM – Meskipun pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah ke 48 masih 1-5 Juli 2020 mendatang, namun mulai sekarang seluruh kamar hotel di Soloraya sudah habis dipesan. Hal itu berlaku untuk hotel-hotel mulai dari bintang tiga hingga bintang lima.

Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sukoharjo, Oma Nuryanto, kamar hotel sudah full booked berlaku juga untuk hotel non bintang.

“Padahal pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah ke 48 masih di Bulan Juli 2020 mendatang. Tapi kamar hotel baik yang berbintang maupun non bintang sudah full booked. Hampir seluruh hotel di Soloraya mengalami hal yang sama,” urainya, Selasa (2/1/2020).

Oma menambahkan, para peserta Muktamar Muhammadiyah sudah mulai memesan kamar hotel sejak pertengahan tahun 2019 lalu.

Baca Juga :  Indobarometer Sebut Akseptabilitas 67%, Gibran Targetkan 80% Publik Terima Dirinya Sebagai Calon Walikota

“Kalau hotel di Solo dan Sukoharjo hanya mampu menampung sekitar 10 ribu peserta. Jadi bisa saja peserta Muktamar melakukan pemesanan ke hotel di Yogyakarta sebagai salah satu kota terdekat dengan Soloraya,” imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Penggembira Panitia Lokal Muktamar Muhammadiyah, Reynal Falah menyampaikan, akan ada sekitar 1 juta orang penggembira Muktamar yang akan hadir di Solo saat Muktamar 48 Muhammadiyah berlangsung.

“Dari perkiraan sementara, nanti sedikitnya ada satu juta orang warga Muhammadiyah yang akan ke Solo untuk turut menyemarakkan muktamar ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Kisah Titik Balik Mantan Teroris Perakit Bom Bali, Jack Harun. Tergerak Gabung Karena Video Pembantaian, Akhirnya Insyaf Karena Tangisan Sang Istri dan Orangtua

Terkait hal itu, Reynal menghimbau kepada para penggembira Muktamar Muhammadiyah untuk mempersiapkan seluruh keperluan untuk tinggal di Solo selama kegiatan muktamar berlangsung.

“Kami berharap peserta sudah mempersiapkan bekal seperti kondisi badan, obat pribadi dan identitas diri selama berada di Solo,” tukasnya. Triawati PP