JOGLOSEMARNEWS.COM Market Ekbis

Muktamar Muhammadiyah ke- 48 Masih Juli 2020, Kamar Hotel di Solo Raya Sudah Full Booked

Logo Muktamar Muhammadiyah ke-48

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meskipun pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah ke 48 masih 1-5 Juli 2020 mendatang, namun mulai sekarang seluruh kamar hotel di Soloraya sudah habis dipesan. Hal itu berlaku untuk hotel-hotel mulai dari bintang tiga hingga bintang lima.

Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sukoharjo, Oma Nuryanto, kamar hotel sudah full booked berlaku juga untuk hotel non bintang.

“Padahal pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah ke 48 masih di Bulan Juli 2020 mendatang. Tapi kamar hotel baik yang berbintang maupun non bintang sudah full booked. Hampir seluruh hotel di Soloraya mengalami hal yang sama,” urainya, Selasa (2/1/2020).

Baca Juga :  Sekretariat Pemuda Pancasila Solo Disegel Anggota yang Mengatasnamakan Majelis Pimpinan Arus Bawah, Ini Alasannya

Oma menambahkan, para peserta Muktamar Muhammadiyah sudah mulai memesan kamar hotel sejak pertengahan tahun 2019 lalu.

“Kalau hotel di Solo dan Sukoharjo hanya mampu menampung sekitar 10 ribu peserta. Jadi bisa saja peserta Muktamar melakukan pemesanan ke hotel di Yogyakarta sebagai salah satu kota terdekat dengan Soloraya,” imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Penggembira Panitia Lokal Muktamar Muhammadiyah, Reynal Falah menyampaikan, akan ada sekitar 1 juta orang penggembira Muktamar yang akan hadir di Solo saat Muktamar 48 Muhammadiyah berlangsung.

Baca Juga :  Agar Solo Terhindari dari Panggung Konflik Horisontal dan Terjaga Harmoni di Masyarakat, Inilah Kuncinya

“Dari perkiraan sementara, nanti sedikitnya ada satu juta orang warga Muhammadiyah yang akan ke Solo untuk turut menyemarakkan muktamar ini,” tuturnya.

Terkait hal itu, Reynal menghimbau kepada para penggembira Muktamar Muhammadiyah untuk mempersiapkan seluruh keperluan untuk tinggal di Solo selama kegiatan muktamar berlangsung.

“Kami berharap peserta sudah mempersiapkan bekal seperti kondisi badan, obat pribadi dan identitas diri selama berada di Solo,” tukasnya. Triawati PP