JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Kejutan, Achmad Purnomo Mendadak Berencana Mundur dari Pencalonan Pilkada Solo. Sebut Alasannya Menyangkut Hati

Pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa (Pu-Guh) bersama warga penghuni lahan Hak Pakai (HP) Nomor 16 Semanggi mengikuti senam massal, Minggu (9/2/2020). Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Bakal calon walikota dalam Pilwakot Solo 2020 usungan PDIP Solo, Achmad Purnomo Berencana mengundurkan diri dari ajang tersebut. Hal itu akan dilakukannya jika pemerintah menetapkan Pilkada serentak tetap dilaksanakan tanggal 9 Desember 2020.

Bagi Purnomo, tindakan pemerintah yang menetapkan Pilkada serentak tanggal 9 Desember 2020 tersebut tidak dapat diterima hati nuraninya. Alasan pastinya, Purnomo menyebutkan harusnya pemerintah dan masyarakat konsentrasi terlebih dulu dengan pandemi Corona.

Baca Juga :  Muncul Klaster Ulang Tahun, Rekor Jumlah Positif Covid-19 di Solo Tembus 601 Kasus

“Ini murni masalah hati. Melihat perkembangan wabah Corona saat ini, sepertinya masih panjang untuk selesai. Bahkan Presiden menyebutnya hingga setahun. Saya tidak sampai hati jika ditengah pandemi harus melakukan kampanye,” ujarnya, Jumat (24/4/2020).

Purnomo mengaku sudah matur secara lisan kepada Ketua DPC PDIP Solo terkait niatnya tersebut. Menurutnya, sampai saat ini Ketua DPC PDIP Solo mendukung keputusannya.

Baca Juga :  Bajo Sah Jadi Lawan Gibran-Teguh Dalam Pilwakot Solo 2020

“Pak Teguh (Prakosa-red) juga sudah setuju untuk mengundurkan diri. Ini masalah hati. Saya akan matur ke DPC karena secara resmi saya belum mengajukannya. Mudah-mudahan DPC memahaminya,” tukas Purnomo.

Dikonfirmasi terkait “rivalnya”, Gibran Rakabuming Raka jika tetap maju ke Pilwakot Solo 2020, Purnomo menekankan hal itu buka urusannya.

“Ya terserah partai. Saya kan hanya diberi tugas dari partai,” pungkasnya. Prihatsari