JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Tiga Pedagang Terpapar Covid-19, Pasar Glendoh Grobogan Ditutup 14 Hari

Pemerintah Kabupaten Grobogan kembali mengambil langkah tegas dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 melakukan penutupan sementara Glendoh di Jalan R. Suprapto, Kota Purwodadi. Penutupan diberlakukan selama 14 hari dan dimulai Sabtu 27 Juni 2020. Istimewa

GROBOGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Secara tidak terduga hingga akhir bulan Juni 2020 penambahan kasus  corona virus disease 2019 (covid-19) di Kabupaten Grobogan melonjak. Berdasarkan data dari laman pemantauan virus corona di Kabupaten Grobogan pada 27 Juni 2020, siang, jumlah kasus positif covid-19 sebanyak 78 pasein.

Mencermati perkembangan penyebaran covid-19 di wilayahnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan kembali mengambil langkah tegas. Kali ini, Pemkab Grobogan melakukan penutupan sementara Pasar Glendoh di Jalan R. Suprapto, Kota Purwodadi.

Penutupan sementara ini diberlakukan selama 14 hari dan dimulai Sabtu 27 Juni 2020. Kebijakan ini diberlakukan setelah ditemukannya tiga orang pedagang yang terkonfirmasi positif terinfeksi covid-19 usai menjalani tes swab massal pada Jumat (26/6/2020) kemarin.

Kepala Bidang (Kabid) Pasar di Dinas Perdagangan Kabupaten Grobogan, Arief Effedi Zarkasi, saat dikonfirmasi mengungkapkan, semula penutupan pasar akan diberlakukan mulai Sabtu (27/6/2020) hari ini. Namun, para pedagang meminta waktu satu hari untuk mempersiapkan diri jelang penutupan Pasar Glendoh.

Baca Juga :  Operasi Yustisi Penegakkan Protokol Kesehatan Terus Dimasifkan

“Para pedagang mengajukan permintaan waktu sehari untuk persiapan, maka surat Kepala UPTD Pasar Wilayah Tengah memberitahukan kepada masyarakat bahwa pasar tutup mulai 28 Juni 2020,” terang Arief siang ini.

Menurut dia, selama penutupan, petugas melakukan penyemprotan desinfektan untuk menetralisir penyebaran virus covid-19.

“Petugas fokus bergerak dengan melakukan penyemprotan desinfektan untuk menetralisir penyebaran virus corona,” imbuh dia.

Arief melanjutkan, meski diizinkan sebagai persiapan para pedagang,
untuk mencegah kembali terjadinya penularan covid-19 di Pasar Glendoh, pihaknya meminta baik kepada pedagang maupun pembeli untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Kami minta saling mengingatkan baik pedagang maupun pembeli dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” urai dia.

Arief melanjutkan,  petugas yang selalu mengingatkan melalui pengeras suara untuk penegakkan disiplin protokol kesehatan,  juga sudah disampaikan agar masyarakat beraktivitas di pasar untuk selalu mematuhi protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran covid-19.

Baca Juga :  Ketahuan Curi Celana Dalam, Pria Asal Semarang Nekat Ngebut di Jalur Pedesaan, Apes Ban Pecah, Mobil Nyungsep di Persawahan Grobogan

“Pemkab Grobogan juga telah membentuk tim pengawasan dan ketertiban pelaksanaan protokol kesehatan yang bertugas di tempat-tempat kerumunan masyarakat, termasuk di kawasan pasar-pasar tradisional yang ada di Kabupaten Grobogan,” terang dia

“Hal ini penting guna mencegah penyebaran virus covid-19 ini,” sambung dia.

Pantauan di lokasi, pada Sabtu hari ini kesibukan para pedagang di Pasar Glendoh masih terlihat. Aktivitas jual beli masih berlangsung di pasar yang mayoritas diisi pedagang ternak unggas. Seluruh pedagang dan terlihat menggunakan masker.

Di sisi lain, pada sejumlah sudut pasar tersedia sarana untuk cuci tangan. Namun, masih terlihat juga sejumlah orang yang beraktifitas di pasar maupun pedagang nampak masker hanya tergantung pada bagian telinga dan leher para pedagang.

Satu sama lain dari mereka saling mengingatkan agar tetap menggunakan masker dan melakukan protokol kesehatan yang lainnya. Satria Utama