JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Uji Coba New Normal, Sekitar 43 Wisatawan di Pantai Gunungkidul Disengat Ubur-ubur

ilustrasi ubur-ubur / pixabay
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

GUNUNGKIDUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Masa uji coba new normal di wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul sempat diwarnai insiden disengatnya ubur-ubur puluhan wisatawan yang berada di pantai Kukup.

Sebagian besar wisatawan yang tersengat adalah anak-anak, karena memainkan hewan bertentakel yang terbawa ombak.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto mengatakan, dari dua pantai yang melakukan uji coba new normal, hanya Pantai Kukup yang terdapat ubur-ubur.

Sebab, Pantai Baron terdapat air tawar yang berasal dari sungai yang bermuara di sana.

Namun dari mereka sebagian besar bisa disembuhkan dengan pengobatan yang dilakukan oleh Tim SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul.

“Sampai sekitar pukul 15.00 WIB, ada 43 orang tersengat ubur-ubur. Satu orang anak terpaksa dilarikan ke klinik karena mengalami sesak nafas,” kata Suris saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (28/6/2020).

Baca Juga :  Level Waspada, Sultan: Jangan Khawatirkan Masyarakat Sekitar Merapi, Mereka Sudah Paham

Menurut dia, sebagian besar tersengat hewan bertentakel berwarna biru itu.

Hal itu cukup logis karena saat anak-anak senang bermain air dan pasir, perhatian mereka akan tertuju pada ubur-ubur yang memiliki warna cukup menarik perhatian.

Bentuk ubur-ubur memiliki tubuh transparan dan memiliki rumbai warna biru.
Ubur-ubur biasanya terbawa ombak dan terseret ke pasir.

Saat musim kemarau, di mana suhu air laut dingin merupakan siklus munculnya hewan yang tergolong ke dalam kelas Scyphozoa.

Tubuhnya yang berbentuk payung berumbai bisa menyebabkan gatal di kulit jika tersentuh. Namun, jika tidak kuat bisa menyebabkan sesak nafas.

“Tadi yang sempat sesak langsung diberikan oksigen dan dilarikan ke klinik,” ucap Suris.

Baca Juga :  Tetap Buka Semua Destinasi Wisata, Pemkab Bantul Perketat Protokol Kesehatan

Petugas SAR Satlinmas pun terus berupaya melakukan pembersihan ubur-ubur yang nama lokalnya disebut impes.

Pihaknya mengimbau agar wisatawan tidak menyentuh jika menemukan impes.

Suris mengatakan, pagi hingga sore tadi ribuan wisatawan berkunjung ke kawasan pantai selatan.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono menambahkan, selain ubur-ubur, pihaknya mengimbau agar wisatawan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam upaya pencegahan Covid-19.

Misalnya, tetap menggunakan masker dan jaga jarak selama berkunjung ke kawasan pantai.

Dalam masa uji coba new normal ini, pemerintah Kabupaten Gunungkidul baru membuka dua pantai yakni Pantai Baron, dan Pantai Kukup. Selain pantai, Kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, dan Kalisuci, Semanu sudah dibuka untuk wisatawan.

www.tribunnews.com