JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Polda Jateng Siapkan 14.575 Personel Amankan Pilkada di Jawa Tengah, Siapkan Pengamanan Sesuai Protokol Covid-19

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi saat menyampaikan paparannya di depan peserta diskusi Pilkada yang digelar secara online, Rabu (22/7/2020). Foto: Prabowo/JSNews

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jajaran Polda Jawa Tengah menyiapkan 14.574 personel keamanan untuk pengamanan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020. Jumlah itu masih ditambah back-up dari Sat Brimob Polda Jateng sebanyak 720 personel.

“Jadi total ada sekitar 15.000 personel yang nanti kita siagakan. Mereka akan mem-back up pengamanan di 44.385 TPS di seluruh wilayah yang menyelenggarakan pilkada,” kata Kapolda Jateng, Irjen Pol Pol Ahmad Luthfi dalam dalam diskusi bertajuk “Pilkada Serentak Jateng 2020 Aman dan Bergembira Tanpa Provokasi”, yang digelar PWI Surakarta secara online melalui aplikasi Zoom, Rabu (22/7/20).

Baca Juga :  KPK Telah Berubah, Febri Diansyah Pilih Mundur

Diskusi itu digelar PWI Surakarta bersama Polda Jateng, KPU Provinsi Jateng dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) tersebut menghadirkan empat pembicara. Yakni Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Presidium Mafindo Anita Wahid, Ketua KPU Provinsi Jateng Yulianto Sudrajat dan Pengamat Politik dan Hukum UNS Agus Riwanto.

Pilkada di tengah situasi pandemi Covid-19, menghadirkan banyak tantangan bagi pemerintah, aparat keamanan dan penyelenggara pemilu, agar bisa terlaksana tanpa risiko. Penerapan protokol kesehatan yang mutlak harus diterapkan agar pilkada tidak menjadi klaster baru dalam kasus Covid-19, hingga kemungkinan turunnya tingkat partisipasi, maupun potensi pelanggaran aturan kepemiluan.

Baca Juga :  Gempa Bumi Goyang Tiga Wilayah di Indonesia

Ahmad Luthfi menegaskan, pihak terkait akan diajak berkoordinasi. Hal tersebut untuk memastikan, bahwa penerapan protokol kesehatan harus diterapkan dalam setiap tahapan pilkada. “Polisi yang bertugas juga sudah dibekali 13 langkah penerapan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, cuci tangan, baju lengan panjang, dan sebagainya. Sebelum menertibkan masyarakat, polisi harus tertib menerapkan protokol,” tandasnya.(Prabowo)