JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Bareskrim Polri Tetapkan 2 Tersangka Kasus Unlawfull Killing

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono saat menggelar konferensi pers harian di Gedung Divisi Humas, Jakarta Selatan pada Selasa ( 26/1/ 2021) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Sedianya,
Badan Reserse Kriminal Polri  bakal menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus unlawfull killing.

Namun karena salah seorang dari ketiganya meninggal kecelakaan, maka hanya dua orang yang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus tersebut merupakan rangkaian atas insiden penembakan terhadap enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI).

“Penyidik telah melaksanakan gelar perkara terhadap peristiwa KM 50, dan kesimpulannya status dari terlapor tiga orang tersebut dinaikkan menjadi tersangka,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono di kantornya, Jakarta Selatan,  Selasa (6/4/2021).

Baca Juga :  Kapolri Larang Media Eksternal Polri Liput Kegiatan Penangkapan

Dalam kasus ini, sedianya ada tiga orang tersangka dari anggota polisi Polda Metro Jaya. Namun, satu anggota tewas akibat kecelakaan pada awal Januari 2021 lalu. Alhasil, penyidikan terhadapnya dihentikan.

“Tetapi ada satu terlapor inisial EPZ meninggal dunia. Berdasarkan Pasal 109 KUHAP, karena yang bersangkutan meninggal dunia maka penyidikannya langsung dihentikan,” ucap Rusdi.

Baca Juga :  Gempa Bumi Rusakkan Sedikitnya 300 Rumah di Jawa Timur

Enam Laskar FPI yang mengawal Rizieq Shihab tewas ditembak polisi di Jalan Tol Cikampek Kilometer 50 pada Senin dini hari, 7 Desember 2020 sekitar pukul 00.30 WIB.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan adanya dugaan terjadi unlawful killing dalam kasus penembakan yang terjadi di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 itu.

www.tempo.co