JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Baru 2 Minggu Menjabat, Komandan Sub Denpom Sragen Langsung Ajak Personel Turun Bagi Takjil ke Puluhan Warga. Dana Digalang Swadaya, Berharap Tumbuhkan Semangat Berbagi Sesama

Komandan Subdenpom IV Sragen, Kapten CPM Hadi Cahyono saat menyerahkan paket takjil ke tukang becak di jalan raya Sukowati, Kamis (15/4/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Momen bulan ramadhan agaknya tak ingin terlewatkan begitu saja oleh jajaran Subdenpom IV/4-1 Sragen.

Di tengah kesibukan mereka dengan rutinitas tugas ala aparat, jajaran personel di institusi tersebut ternyata masih menyempatkan untuk melakukan aksi sosial berbagi takjil.

Kegiatan pembagian takjil itu digelar Kamis (15/4/2021) sore dipimpin langsung oleh Komandan Sub Denpom IV/4-1 Sragen, Kapten Cpm Hadi Cahyono.

Meski baru dua pekan bertugas di Sragen, Kapten Hadi begitu bersemangat mengajak semua jajarannya turun ke lapangan untuk membagikan takjil.

Dengan naik mobil dinas, Kapten Hadi bersama jajarannya menyusuri pasar Nglangon, Pasar Bunder dan sejumlah ruas jalan di wilayah Sragen Kota.

Diawali dari Pasar Nglangon, tim berkeliling sembari membagikan paket takjil berisi nasi kotak berikut lauknya itu. Setiap menjumpai kaum dhuafa, tukang parkir, tukang becak dan warga tidak mampu, mobil langsung berhenti.

Baca Juga :  Operasi Ketupat dan Penyekatan Berakhir, Mulai Hari Ini Kendaraan Luar Kota Kembali Bebas Melintas. Tidak Ada Putar Balik, Tapi Pemudik yang Hendak Balik Tetap Diperiksa Surat Bebas Covid-19!

Personel kemudian turun menyerahkan nasi kotak kepada mereka. Tak butuh waktu lama, 50 paket takjil pun berhasil dibagikan langsung ke mereka di beberapa titik itu.

“Ini tadi kami menggelar kegiatan berbagi takjil dengan kaum dhuafa. Utamanya tukang becak, kuli, tukang parkir dan warga tidak mampu yang ada di sepanjang rute dari Pasar Nglangon, jalan Raya Sukowati dan Pasar Bunder Sragen,” papar Kapten CPM Hadi Cahyono kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , di sela kegiatan.

IMG 20210415 WA0031
Kapten CPM Hadi Cahyono. Foto/Wardoyo

Paket takjil itu sengaja diberikan langsung dengan berkeliling dan menyerahkan langsung ke penerima. Hal itu dilakukan untuk menghindari potensi kerumunan di tengah situasi yang masih pandemi covid-19 saat ini.

Jika dibagikan di satu tempat, dikhawatirkan akan mengundang kerumunan orang.

“Jangan sampai niat baik, justru malah mendatangkan penyakit. Makanya tadi kami pilih keliling, begitu ada sasaran tukang becak atau warga tidak mampu, langsung turun menyerahkan takjil,” terang Hadi.

Baca Juga :  Nahkoda Perahu Berusia 13 Tahun dan Pemilik Warung Apung di WKO Berpotensi Jadi Tersangka Tragedi Perahu Terbalik Tewaskan 9 Orang. Simak Pelanggaran dan Pasalnya!

Lebih lanjut, Kapten Hadi menyampaikan dana untuk pengadaan takjil murni digalang dari swadaya jajarannya. Menurutnya, kegiatan itu digagas dalam rangka berbagi kepada yang membutuhkan di masa pandemi ini.

Dengan takjil itu setidaknya diharapkan bisa meringankan beban warga tidak mampu di masa pandemi. Lebih dari itu, ia berharap aksi kepedulian serupa bisa dilakukan elemen lain untuk tidak lupa berbagi bersama.

“Mudah-mudahan bisa menggerakkan yang lain untuk saling berbagi. Rencananya nanti kita dan rekan-rekan anggota sebisa mungkin juga akan melakukan baksos lagi. Mungkin pertengahan puasa atau nanti kita jadwalkan lagi. Yang jelas kegiatan seperti ini akan kita usahakan lagi. Apalagi saya juga baru dua Minggu menjabat,” tandas Kapten Hadi. Wardoyo