JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Varian Baru Covid-19 Masuk Kudus, Ganjar Usul 5 Hari di Rumah Saja

Ganjar Pranowo saat berkunjung ke RSUD Sragen, Sabtu (12/6/2021). Foto/Wardoyo


KUDUS, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, membenarkan bahwa varian baru virus Covid-19 dari India telah masuk di Kudus.

Untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 tersebut, Ganjar meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus agar melaksanakan gerakan ‘lima hari di rumah saja’.

Terkait hal itu, Ganjar meminta dukungan dari masyarakat di Kabupaten Kudus maupun daerah lain di sekitarnya, untuk mengurangi mobilitas guna menghambat penyebaran varian baru Covid-19 tersebut.

Pernyataan ini dilontarkan Ganjar usai meninjau dan memastikan kondisi penanganan Covid-19 di Kabupaten Kudus, Minggu (13/6/2021).

“Saya butuh dukungan masyarakat. Kalau masyarakat tidak mendukung ini, nanti kucing-kucingan terus. Ingat varian baru sudah masuk di Kudus. Catat itu, sudah masuk di Kudus,” kata Ganjar.

Soal varian ini, Ganjar mencurigai juga jadi faktor cepatnya penyebaran yang menyebabkan peningkatan kasus Covid-19 di wilayahnya dalam tiga minggu terakhir. Untuk Kudus, Ganjar mengusulkan gerakan lima hari di rumah saja.

“Artinya, kenapa penularannya cepat sekali, maka masyarakat mesti sadar betul. Saya mengusulkan kalau perlu lima hari semua di rumah saja,” tegas Ganjar.
Ganjar berharap, selama lima hari tersebut para orang tua atau lansia hingga anak-anak, agar tidak bepergian. Perkantoran juga mesti memperbanyak persentase karyawan yang work from home.

Baca Juga :  Polda Jateng Tangkap 2 Provokator Demo Serentak 24 Juli di Semarang. Pelaku Berinisial N dan B

“Ini betul-betul kita harus bareng-bareng memotong Covid (di Kudus) ini agar bisa kita stop. Kita akan membantu, pusat juga akan membantu. Jangan khawatir, dan saya juga berkomunikasi dengan yang di sekitar Kudus, ada yang di Grobogan, ada yang di Demak, Pati, kita sampaikan semua,” ujarnya.

Ganjar mencontohkan kegiatan di rumah saja yang digencarkan di Kabupaten Grobogan. Ganjar berharap, pada pelaksanaannya benar-benar maksimal dan masyarakat hanya akan keluar jika memang keperluannya penting.

“Hari ini Grobogan juga sama, sehari ini di rumah saja mereka sepi. Maka kalau kita lihat, saya nggak tau anda wawancara aja orang-orang itu mau ke mana. Itu contoh-contoh saja menurut saya mereka tidak taat, dan inilah yang mesti kita lakukan operasi justisi,” tandasnya.

Baca Juga :  Gowes Pagi Keliling Kota Semarang, Ganjar Borong Dagangan PKL untuk Dibagikan

Sementara itu, Ganjar mengungkapkan saat ini varian Covid-19 India atau B16172 ditemukan di Kudus. Temuan ini berdasarkan uji Genome Sequencing pada sampel pasien Covid-19 di Kudus. Di wilayah lain, kata Ganjar, juga akan dilakukan Genome Sequencing.

“Maka ini serius untuk semuanya, jangan pernah melepas masker. Apalagi ketika kita berkerumun banyak orang,” tandasnya. Satria