JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Waduh! Peradi Surakarta Dipaksa Angkat Kaki Karena Kantor Bermasalah, Kini Malah Disomasi

DPC Peradi Surakarta. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kondisi pelik dialami pengurus baru DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi)  Surakarta.

Baru beberapa bulan menempati kantor di kawasan Karangasem, Laweyan, mereka harus segera angkat kaki karena menempati lokasi yang bermasalah dengan hukum.

DPC Peradi Surakarta bahkan sudah mendapatkan somasi berkait sewa kantor tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, somasi dilayangkan oleh Ahmad Muhamad Mustain Nasoha, selaku pemilik rumah sah melalui hasil lelang, melalui kuasa hukumnya Awod SH.

“Kami melayangkan somasi pada DPC Peradi Surakarta karena tidak ada itikad baik saat kami melakukan musyawarah sebelumnya,” kata Awod, Selasa (8/6/2021).

Dijelaskan Awod,  telah terjadi Lelang eksekusi hak tanggungan atas sebuah Obyek tanah dan bangunan sesuai dengan SHM No. 2946 dengan luas 200 M2 yang terletak di Kelurahan Karangasem, Laweyan, Surakarta, pada tanggal 29 Juli 2020, 3 September 2020, 10 Desember 2020 dan 19 Februari 2021

Baca Juga :  Warga Pasar Kliwon Solo Kesulitan Zonasi PPDB SMA,  Gibran Usulkan SMA 2 Dibuat Cabang

Bahwa pada lelang tertanggal 19 Februari 2021 telah laku lelang sesuai dengan Kutipan Risalah Lelang No. : 124/38/2021 tanggal 24 Maret 2021 dengan pemenang lelang Ahmad Muhamad Mustain Nasoha, S.H., MH.

Diketahui sebelum ikut dalam pelelangan pihaknya telah mendatangi obyek lelang tersebut yang mana obyek yang tepatnya terletak di Jl Markisa II No. 6  Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta ini kosong, tidak ada penghuninya.

Namun, setelah menang lelang dan segala proses administrasi ditempuh hingga Tanah dan Bangunan tersebut sekarang telah berubah kepemilikannya (sertifikat) menjadi atas nama pemilik, kini di rumah tersebut terpampang papan nama DPC PERADI SURAKARTA dan tempat tersebut sudah menjadi Kesekretariatan Dewan Pimpinan Cabang Peradi Surakarta.

Baca Juga :  Deretan Tokoh dan Pihak yang Dorong dan Dukung Gibran Maju Pilgub DKI

“Atas hal tersebut, selaku Kuasa Hukum dari pemilik Obyek yang sekarang menjadi kesekretariatan DPC PERADI Surakarta, kami telah melakukan pendekatan Personal kepada Ketua DPC PERADI Surakarta semenjak bulan Ramadhan kemarin, namun tidak ada kejelasan sikap dari Ketua DPC PERADI Surakarta, selain mengatakan bahwa dirinya mengadakan perikatan kontrak kepada pemilik rumah sebelumnya selama lima (lima) tahun, dengan nilai Kontrak sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta) per tahunnya,” kata Awod.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua