JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Dinkes Karanganyar Gencarkan Vaksinasi Covid-19 Bagi Ibu Hamil

ilustrasi ibu hamil / pixabay

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM –  Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar kini tengah mengupayakan gerakan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil (Bumil). Vaksinasi itu direncanakan untuk bulan Agustus 2021.

Usia kehamilan 14 hingga 33 minggu per 31 Agustus 2021 menjadi salah satu syarat utamanya.

Plt Kepala DKK Karanganyar, Purwati mengabarkan bahwa saat ini sedang dilakukan pendataan oleh pihak Puskesmas di tiap kecamatan. Selanjutnya, data tersebut akan diserahkan ke Dinas Kesehatan Provinsi pada Kamis (22/7/2021).

“Ini baru disuruh mendata dulu. Besok paling lambat dikirim ke provinsi. Vaksin yang digunakan nanti rencananya kalau tidak menggunakan vaksin moderna/pfizer,” ungkap Purwati dilansir dari tribunnews, Rabu (21/7/2021).

Setelan Lansia, DKK Karanganyar juga berupaya menambahkan prioritas Bumil sebagai sasaran vaksinasi Covid-19. Hal tersebut dikarenakan tingkat kerentanan Bumil terpapar virus Covi-19 termasuk tinggi. Terlebih lagi, ditemukan kasus Bumil yang meninggal akibat pandemi ini.

Baca Juga :  Kabar Baik, 51.000 KK Tak Mampu Penerima PKH dan BST di Karanganyar Bakal Dapat Tambahan 10 KG Beras. Simak Informasi Lengkapnya!

“Ibu hamil punya resiko tinggi. Mungkin saat awal normal tapi bisa saja nanti saat persalinan menurun (kondisi kesehatan). Sehingga dipersiapkan kondisi imunnya, supaya kebal. Seandainya terpapar jangan sampai muncul gejala berat,” sambung Purwati.

Rencananya, puskesmas akan dijadikan tempat pemberian vaksinasi agar lebih mudah dijangkau Bumil. Jarak penyuntikan vaksin dosis pertama dan kedua kurang lebih 1 bulan.

Seperti tata cara vaksinasi pada umumnya, skrining kesehatan juga dilakukan terlebih dahulu pada pelaksanaan vaksinasi bagi Bumil.

Kementerian Kesehatan, POGI dan ITAGI juga telah memberikan rekomendasi vaksin Covid-19 khusus bagi Bumil dengan usia kandungan 14 – 33 minggu. Pemberian vaksin untuk usia kehamilan di 0 – 3 bulan belum disarankan.

Pada usia kehamilan tersebut, gejala mual dan muntah oleh Bumil masih kerap terjadi. Ini berbeda dengan usia kehamilan di atas 3 bulan ketika janin lebih kuat, sehingga aman dilakukan vaksinasi. Linda Andini Trisnawati