JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kepergok Aparat Gabungan, Puluhan Pengunjung Ritual Malam Jumat Pon di Gunung Kemukus Sragen Kalang Kabut. Habis Razia Tetap Nekat Balik Lagi

Para pengunjung Gunung Kemukus berhamburan saat didatangi tim razia gabungan dari Muspika dan TNI Polri pada Kamis (15/7/2021) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Puluhan pengunjung di obyek wisata Makam Pangeran Samudera Gunung Kemukus Sragen berhamburan kabur setelah kepergok nekat hendak ritual di malam puncak Jumat Pon (16/7/2021).

Mereka kocar kacir melarikan diri melihat kedatangan aparat gabungan Satgas Covid-19 Kecamatan Sumberlawang yang melakukan patroli PPKM Darurat.

Tidak hanya pengunjung, para pedagang yang nekat berjualan juga sempat kena peringatan aparat.

Rombongan tim razia itu dipimpin Camat Sumberlawang Heru Susanto dan Kapolsek AKP Fajar Nur Ihsanudin. Razia juga melibatkan Polsek Miri, relawan Sumberlawang Rescue serta Koramil setempat.

Baca Juga :  Modal Baik dengan Masyarakat, Polsek di Sragen Ini Bisa Punya Aula Megah Tanpa Keluar Uang Sepeserpun. Bahkan Dibuka untuk Kepentingan Umum

Razia dilakukan mulai pukul 20.15 WIB. Tim sempat menyisir lokasi parkir hingga ke kompleks makam di bagian atas yang selama ini menjadi lokasi untuk ritual ziarah.

Melihat kedatangan aparat, pengunjung di lokasi makam langsung berhamburan. Mereka kabur menuju parkiran dan kemudian bergegas pergi.

Ditemui di sela patroli, Camat Sumberlawang Heru Susanto mengatakan razia itu digelar oleh tim dalam rangka monitoring bersama di obyek wisata Makam Pangeran Samudera.

Baca Juga :  Ending Kasus PTSL Desa Kecik Sragen, 54 Sertifikat Akhirnya Diserahkan Hari Ini, Uang Sisa Jadi Inventaris Desa

Dari pantauan tim, sekitar pukul 20.30 WIB tidak ada pengunjung. Razia dilakukan untuk menindaklanjuti Instruksi Bupati bahwa selama PPKM darurat ini obyek wisata ditutup.

Kemudian semua kegiatan lainnya pada malam hari khususnya pedagang, PKL dan pertokoan wajib tutup jam 20.00 WIB.

“Ini dari relawan Sumberlawang Rescue dan juga dari jajaran TNI Polri dan tim Muspika Sumberlawang. Tadi pukul 20.30 WIB tidak ada pengunjung,” paparnya.

Dua Pedagang Kompor-Kompor

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua