JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

BEM UNS Solo Akan Ikut Bergabung dalam Unjuk Rasa di Istana Negara 11 April Besok

Mahasiswa BEM UNS saat menggelar aksi unjuk rasa. Foto Ilustrasi. Istimewa
   

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM —Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan ikut bergabung dalam aksi unjuk rasa di depan Istana Negara Merdeka Jakarta, besok Senin (11/4/2022).

Mahasiswa dari BEM UNS Surakarta akan tergabung dalam aksi bersama BEM seluruh Indonesia (BEM SI) yang rencananya akan diikuti setidaknya BEM dari 19 perguruan tinggi dari seluruh Inddonesia.

BEM UNS Insya Allah ikut serta dalam aksi itu. Kalau dalam hal jumlah dari internal kami masih mempertimbangkan berapa orang yang bisa berangkat, ini masih proses  pendataan jumlahnya,” ungkap Presiden BEM UNS, Shoffan Mujahid, Minggu (10/4/2022) saat dihubungi melalui sambungan telepun.

Baca Juga :  Viral Lagi, Kasus Dugaan Pelecehan Mahasiswi di UMS, Kali Ini Dilakukan Oleh Wakil Dekan

Untuk rencana keberangkatan, kata Shoffan, juga masih dipertimbangkan pilihan alat transportasinya menuju ke Jakarta. “Rencana keberangkatan kita masih mempertimbangkan mau naik apa. Karena ini kan bulan puasa, ada yang buka puasa lalu sholat taraweh, sahur dan sebagainya. Jadi untuk keberangkatan kita masih mempertimbangkan, yang paling pas pakai transportasi apa,” imbuhnya.

Dimungkinkan untuk keberangkatan, lanjut dia, BEM UNS tersebut akan menyewa kendaraan secara bersama-sama. Itu salah satu pilihan. Tapi bisa jadi naik kereta api. Atau sebagian naik mobil sebagian naik kereta api.

“Kemarin ada rencana naik kereta api, lalu ada rencana naik mobil. Tapi kemungkinan juga bisa jadi kita sewa kendaraan bareng-bareng. Bisa bus atau mobil yang lain. Ini panitia lagi memastikan jadinya bagaimana,” ungkapnya.

Baca Juga :  Membanggakan, 2 Mahasiswa UMS Sumbangkan 2 Perak dan 1 Perunggu Ajang ASEAN University Games 2024

Keikutsertaan BEM UNS tersebut, menurut Shoffan, untuk menyuarakan aspirasi rakyat yang saat ini mengalami banyak masalah. Mulai soal minyak goreng, kelangkaan pangan, kenaikan harga sembako, kenaikan BBM (bahan bakar minyak) dan lainnya.

“Selain itu, kami juga akan menyuarakan aspirasi pelanggaran konsititusi mengenai rencana perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode, penundaan Pemilu serta beberapa isu kerakyatan terkait konflik agraria yang ada di beberapa tempat di Indonesia,” jelas Shoffan.

Ditanya apakah akan ada aksi demo yang akan di lakukan di Solo, Shoffan belum dapat memastikan. “Masih belum ada kepastian,” pungkasnya. (Ando)

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com