Beranda Daerah Solo Resmikan Parkir Gratis Masjid Zayed, Pemkot Solo Sterilkan Jalan Mentawai

Resmikan Parkir Gratis Masjid Zayed, Pemkot Solo Sterilkan Jalan Mentawai

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bersama pengelola Masjid Raya Sheikh Zayed melaunching fasilitas parkir gratis di halaman Masjid Sheikh Zayed, Jumat, (09/10/2026). Ando

SOLO, JOOGLOSEMARNEWS.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bersama pengelola Masjid Raya Sheikh Zayed melaunching fasilitas parkir gratis di halaman Masjid Sheikh Zayed, Jumat, (09/10/2026).

Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan, fasilitas parkir gratis tersebut disediakan untuk kendaraan roda empat maupun roda dua. Kapasitasnya mencapai lebih dari 60 mobil dan sekitar 100 sepeda motor.

“Harapannya, uang yang sebelumnya digunakan untuk membayar parkir di luar bisa dibelanjakan untuk membeli dagangan UMKM,” ungkap Respati.

Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya bertujuan menertibkan parkir di kawasan Masjid Zayed, tetapi juga menjaga agar aktivitas ekonomi masyarakat sekitar tetap berjalan.

Lebih lanjut, Respati mengatakan akan berupaya mencari titik temu antara penataan kawasan dengan kepentingan warga yang selama ini menggantungkan penghasilan dari aktivitas parkir dan perdagangan.

Pemkot juga berencana memberikan bantuan tenda bagi pedagang UMKM di sekitar masjid agar mereka tetap dapat berjualan dengan lebih tertata.

“Intinya, no one left behind, tidak ada yang ditinggalkan. Mari bersama-sama mencari titik temu agar Masjid Zayed tetap menjadi salah satu tujuan wisata di Kota Solo,” ujarnya.

Baca Juga :  Revitalisasi Museum Keraton Solo Dimulai, Dua Kereta Mulai Dipindahkan

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo Taufiq Muhammad mengatakan, kendaraan pengunjung diharapkan masuk ke halaman parkir masjid yang telah disediakan.

Adapun akses parkir di sisi barat Jalan Mentawai disterilkan dari kendaraan. Sisi timur masih dapat digunakan secara insidental untuk aktivitas parkir sepeda motor dan perdagangan sesuai pengaturan petugas.

Dishub bersama tim gabungan dan satuan tugas akan melakukan pengawasan selama sepekan pertama untuk menyosialisasikan kebijakan sekaligus mengevaluasi pelaksanaannya.

Petugas juga disiapkan untuk melakukan penggembokan hingga penderekan kendaraan apabila ditemukan pelanggaran setelah masa sosialisasi.

Melalui penataan ini, Pemkot berharap arus lalu lintas di sekitar Masjid Zayed menjadi lebih tertib, sementara pedagang dan UMKM tetap memperoleh manfaat dari meningkatnya kunjungan wisatawan.

Sementara itu Ketua Paguyuban Parkir Masjid Zayed, Lanyono, mengatakan, pihaknya akan melakukan pendataan terhadap anggota yang terdampak untuk menjadi bahan koordinasi dengan Pemkot Solo.

Pendataan tersebut mencakup kondisi anggota, termasuk usia dan pekerjaan mereka, sehingga solusi yang disiapkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

“Kami akan rapat dan mendata semuanya. Ada yang masih usia produktif, ada juga yang sudah tua. Data tersebut nanti kami koordinasikan dengan pihak wali kota,” kata Lanyono.

Baca Juga :  Anakan Zebra di Solo Safari Diberi Nama Gayatri Loreng, Ini Maknanya

Ia mengungkapkan, Wali Kota Solo Respati Ardi telah meminta para anggota paguyuban bersabar dan berkomitmen membantu mencarikan solusi.

Salah satu opsi yang disampaikan adalah koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) serta penjajakan peluang pekerjaan maupun lokasi parkir lainnya.

Meski pendapatan diperkirakan turun karena pengunjung diarahkan masuk ke halaman parkir gratis, Lanyono menegaskan paguyuban tetap menghormati kebijakan pemerintah.

“Kami tetap menghargai dan menghormati penataan pemerintah. Kami tidak menentang, yang penting ada solusi bagi teman-teman di lapangan,” ujarnya. Ando

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.