JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

5 Pasar Tradisional di Sragen Bakal Direvitalisasi Tahun 2018 Ini. Anggarannya Rp 10 M, Berikut Daftar Pasarnya!

Salah satu pasar hasil revitalisasi yakni Pasar Kebonromo Ngrampal. Foto/Wardoyo
Salah satu pasar hasil revitalisasi yakni Pasar Kebonromo Ngrampal. Foto/Wardoyo

SRAGEN – Pemkag Sragen memastikan akan merevitalisasi lima pasar tradisional di wilayah Sragen.empat pasar sudah dipastikan dirombak dengan anggaran Rp 4,5 miliar sedang satu pasar lagi tinggal menunggu lokasi pastinya.

Pembangunan itu akan dilakukan tahun 2018 ini. Kabid Pengelolaan Pasar Disprerindag Sragen,  Rahmadi WD mengungkapkan dari lima pasar tradisional yang akan direvitalisasi itu,empat diantaranya menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan anggaran sebesar Rp 4,5 miliar.

”Semua pasar total itu, tapi kalau per pasar tergantung kondisi, ada yang Rp 1 miliar lebih, ada yang kurang,” paparnya Minggu (4/3/2018).

Baca Juga :  Lawan Kotak Kosong, Bupati Yuni Sebut Bisa Ringankan Beban Psikologis Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19

Rahmadi menguraikan pembangunan pasar yang sudah disetujui pemerintah pusat melalui dana DAK ada empat pasar. Diantaranya Pasar Sambi, Rejowinangun, Ngarum dan Pucuk.

Selain itu pihaknya mengupayakan satu pasar lagi yang akan dibangun, melalui Tugas Pembantuan (TP). Hanya saja kriteria harus sesuai dengan Kementerian Perdagangan.

”Kalau TP disetujui mestinya tahun ini segera dibangun,” ujarnya.

Anggaran pembangunan sendiri mencapai Rp 6 miliar, dengan DED yang sudah ditentukan pemerintah pusat. Seperti model bangunan, luas dan sebagainya. Dia menyampaikan kemungkinan pasar Blimbing yang akan dibangun menggunakan TP.

Sementara Kepala Disperindag Sragen, Untung Sugihartono mengakui masih berupaya agar pembangunan pasar melalui TP berhasil.

Baca Juga :  Bunuh Diri Terjun dari Jembatan, Jenazah Penjual Pentol Goreng asal Tangen Sragen Yang Sempat Hilang 2 Malam Akhirnya Ditemukan Pagi Tadi. Ditemukan Jarak 1,5 KM dari Jembatan Sapen

”Saat Rakor sosialisasi tugas pembantuan pasar rakyat, kemarin mengajukan Pasar Germolong, namun yang dikucurkan untuk type C dengan dana Rp 6 miliar serta kapasitas pedagang 230-an pedagang,” terangnya.

Untung menyampaikan, awalnya opsi Pasar Jati Tengah Sukodono dan Pasar Blimbing Sambirejo. Namun pembangunan lebih condong ke Pasar Blimbing.

”Kalau kita melihat luasan tanah dan jumlah pedagang ke Sambirejo. Prototipe luas tanah sekitar 3000 meter sedangkan Sambirejo mendekati, sekitar 4000 an, demikian juga dengan jumlah pedagangnya dirasa mendekati prototipe,” paparnya. Wardoyo