JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ustadz di Ngrampal Sragen Diserang Pakai Linggis. Pelakunya Sempat Tepergok Curi Kotak Amal

Tersangka pencurian kotak amal yang berusaha menyerang ustadz saat diamankan di Polres Sragen, Kamis (8/3/2018) malam. Foto/Wardoyo
Tersangka pencurian kotak amal yang berusaha menyerang ustadz saat diamankan di Polres Sragen, Kamis (8/3/2018) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN– Seorang ustadz di wilayah Ngrampal,  Busro Arifin nyaris menjadi korban keberingasan pencuri di Masjid Baihaqi Dukuh Gerdu,  Pilangsari,  Ngrampal,  Kamis (/3/2018) malam. Beruntung berkat teriakannya,  sang ustadz berhasil lolos dari serangan pencuri kotak amal di masjid tersebut.

Warga yang kemudian beramai-ramai mengejar sempat geram sesaat usai berhasil melumpuhkan pencuri yang diketahui bernama Dedi Supandi (45) asal Widodaren,  Ngawi,  Jatim tersebut.

Informasi yang dihimpun di lapangan,  insiden pencurian itu terjadi sekira pukul 20.00 WIB.

Menurut keterangan warga,  pencurian bermula ketika malam itu sehabis sholat isya di Masjid Al Baihaqi,  ustadz Busro Arifin yang juga takmir masjid,  sedang beristirahat di lantai atas.

Baca Juga :  Mengupas Fenomena Paslon Yuni-Suroto di Pilkada Sragen dan Filosofi Valentino Rossi!

Belum lama berbaring,  ia terusik dengan suara gemerincing seperti uang recehan bergesekan dari lantai bawah. Penasaran,  ia pun bangkit dan menengok lantai bawah.

Saat menengok ia sudah melihat pria tak dikenal yang tengah meraup uang di kotak amal.  Mendapat hal itu,  sang ustadz langsung turun sembari berteriak maling maling.

Mendengar teriakan itu,  pelaku yang merasa terancam berupaya menyerang ustads dengan menggunakan linggis. Beruntung sang ustadz berhasil mengelak dan berusaha menghindar.

Sang ustadz langsung berlari keluar meminta pertolongan warga untuk mengejar pelaku yang berusaha kabur.

Baca Juga :  Fix, Gerindra Lempar Handuk, Pasangan Sukiman-Iriyanto Hampir Pasti Batal Mendaftar di Pilkada Sragen. Rekom PKS Gagal Diraih?

Meski sempat berlari membawa uang,  pelaku akhirnya menyerah setelah terkepung warga.

Warga yang geram sempat memberinya pelajaran kecil dengan bogem mentah sebelum kemudian menyerahkannya ke Polsek Ngrampal.

Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman mengatakan saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Sragen. Dari tangan pelaku,  aparat mengamankan barang bukti berupa 2 buah linggis, 1 buah drey, 1 buah kotak infaq dan uang tunai sebesar Rp 246.000.

“Ini masih dalam pendalaman dan pengembangan. Tersangka sudah kita amankan dan akan dijerat dengan pasal pencurian,” paparnya. Wardoyo