JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Lulusan SD Ini Mampu Retas Website Bareskrim Mabes Polri, Akhirnya Dituntut Penjara

Ilustrasi/Tribunnews

LAMONGAN – Trisna Handyarto (19), warga Semangu RT 05 RW 06 Kelurahan Blimbing Kecamatan Paciran Lamongan, Jawa Timur, dituntut 2 tahun penjara di Pengadilan Negeri Lamongan.

Jaksa Adhi Setyo Prabowo mendakwa remaja yang hanya lulusan sekolah dasar (SD) ini berhasil menjebol sistem elektronik domain Bareskrim Mabes Polri.

Baca Juga :  Partai Golkar Siap Kawal Tahapan Pemilu 2024

Penasehat hukumnya, Lukman Hakim, Jumat (22/6/2018) menyatakan, tuntutan itu dibacakan pada Kamis. Sesuai surat dakwaan jaksa, terdakwa sengaja meretas website Bareskrim pada Desember 2017.

Kemampuan Trisna ini bermula dari perkenalannya dengan seorang berinisial H yang berjualan akses backdoor website melalui Facebook. Ia tertarik dan membelinya dengan harta hanya Rp 30.000.

Baca Juga :  Indonesia Berduka, 2 Pasien Positif Omicron Meninggal Dunia. Lonjakan Kasus 1.000 Dalam Sehari, Wajib Waspada!

Selanjutnya, terdakwa memasukkan script di database website Bareskrim Polri. Akibatnya, saat personel Bareskrim hendak mengakses website, selalu menemui kesulitan dan terlihat selalu muncul gambar yang sudah diedit terdakwa.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua