JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Tamasya Berujung Pilu, 2 Mahasiswa Unair Tewas Tergulung Ombak

Ilustrasi korban tenggelam di sungai
Ilustrasi
Ilustrasi korban tenggelam di sungai
Ilustrasi

MALANG –  Suasana tamasya yang penuh kegembiraan  para  mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) di Pantai Bantol, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang itu berubah menjadi duka.

Pasalnya, dua orang dari 19 mahasiswa itu tewas terseret ombak, Minggu (15/9/2018). Dua korban adalah Nadya Firsya Ramadhani warga Kecamatan Waru, Sidoarjo dan Excel Genius Darmawan, warga Kebonsari Kota Surabaya.

Cerita memilukan itu berawal dari  ketika hari Minggu sekitar jam 10.00 WIB korban Nadya bersama tiga orang temannya mandi di laut dengan menggunakan perahu karet.

Baca Juga :  Khawatir Jadi Klaster Penularan Covid-19, PP Muhammadiyah Imbau KPU Tunda Pilkada

Tiba-tiba ada ombak besar datang menghantam perahu tersebut.

Karena ombak besar, korban terlepas dari pegangan saksi, sehingga Nadya terbawa ombak.

Melihat temannya dalam bahaya, Excel berusaha menolong korban dengan menggunakan pelampung, namun ikut tenggelam.

Sekitar jam jam 11.30 WIB korban Nadya ditemukan oleh tim SAR ditengah laut dan korban Excel ditemukan pada pukul 12.00 WIB.

Baca Juga :  Bawaslu Undang Partai-partai Untuk Bahas Protokol Covid-19

Para mahasiwa Unair terpaksa harus merelakan dua temannya pulang tinggal nama.

Ketika dikonfirmasi Camat Donomulyo Marendra Henky Irawan mengatakan, rombongan mahasiswa Unair sebanyak 19 orang tersebut berangkat dari Surabaya dengan mengendarai empat mobil pribadi pada Sabtu (15/9/2018).

www.tribunnews.com