loading...
Loading...
Humas UNS

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kekurangan tenaga medis sekitar 100an orang. Kondisi tersebut menyusul banyaknya karyawan RS tersebut yang diterima sebagai CPNS.

Direktur RS UNS, Prof Zainal Arifin Adnan mengungkapkan, sebelumnya jumlah karyawan di RS UNS sekitar 350an. Kemudian dalam perjalanan operasionalnya, sekitar 50an karyawan diterima dalam program.CPNS.

“Dan setelah itu langsung keluar motatorium tidak boleh mengangkat karyawan. Maka ini yang membuat kami prihatin, maka kami berusaha mensiasati bagaimana memenuhi kekurangan karyawan ini terutama untuk tenaga medis yaitu perawat. Sekarang ini sedang digodog formula penerimaan karyawan, sambil menunggu keputusan dari pusat,” paparnya, Selasa (12/3/2019).

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Kota Solo Tegaskan Proses Pleno Rekapitulasi Suara Sudah Jurdil dan Transparan. Sampaikan Apresiasi Untuk Penyelenggara Pemilu dan TNI-Polri 

Ditambahkan Prof Zainal, meskipun karyawannya yang diterima CPNS sekitar 50an, namun pihaknya akan berusaha mencukupi kekurangan karyawan sekitar 100an orang untuk memenuhi kebutuhan SDM RS.

“Menerima sekitar 100an karyawan untuk memenuhi operasional, karena ke deoan kita juga akan menjadi PTNBH jadi harus mandiri,” imbuhnya.

Baca Juga :  Ngaku Polisi Sedang Razia Narkoba, 2 Remaja Asal Solo Ini Kemudian Rampas Motor Korbannya

Sementara itu, animo masyarakat untuk berobat ke RS UNS sampai saat ini sangat besar. Setiap harinya, RS UNS menerima 400an pasien rawat jalan.

“Untuk rawat jalan sendiri, kapasitas kami ada 180 bed, namun sekarang yang beroperasional maksimal sekitar 100an bed karena keterbatasan SDM yang belum penuh. Sedangkan status RS UNS yaitu tipe C dengan equipment tipe B,” imbuhnya. Triawati PP

Baca Juga :  BNPB Gandeng PT Wujudkan Sinergitas Masyarakat Hadapi Bencana
Loading...