loading...
Pemberian pengarahan sebelum pelaksanaan ujian di SDN 1 Pidekso Giriwoyo.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM -Sedikinya 13 ribu siswa SMP di Wonogiri mengikuti Ujian Nasional (UN) mulai Senin (22/4/2019).

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri, UN SMP sederajat digelar mulai Senin-Kamis (22-25/4/2019).

“Sekolah penyelenggara UN di Wonogiri ada yang melaksanakan UNBK (UN Berbasis Komputer) dan UNKP (UN Berbasis Kertas dan Pensil),” terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri, Siswanto.

UNBK SMP diikuti 100 sekolah dengan 10.321 peserta. UNKP diikuti 43 sekolah dengan 3.033 peserta. Total ada 143 sekolah dengan 13.354 peserta. Semua sekolah dan peserta UN SMP juga mengikuti USBN.

Baca Juga :  Catat, Segini Jumlah Penerima Sekaligus Anggaran BLTDD Tahap Pertama di Wonogiri

“Jumlah ruang UN SMP ada 331 ruang dengan 577 pengawas, UN SD 1.054 ruang dengan 2.108 pengawas,” tutur dia.

Menurut dia UN tidak menentukan kelulusan. UN merupakan kegiatan pengukuran capaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran tertentu secara nasional dengan mengacu pada standar kompetensi lulusan.

Sementara Babinsa Desa Pidekso Sertu Bejo Sariyono secara langsung melihat kelancaran dan memantau dalam pemeriksaan ujian USBN tingkat SD Kecamatan Giriwoyo bertempat di SDN 1 Pidekso Kecamatan Giriwoyo.

Baca Juga :  Komplotan Pencuri Gasak Sepeda Motor di 7 Tempat di Wonogiri. Anggotanya 3 Pria Begini Modus Operandinya

Sertu Bejo Sariyono menyampaikan pengawasan atau pemantauan langsung tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa proses US dan USBN Tahun pelajaran 2018/2019 bisa terlaksana dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ujian akhir sekolah atau US ini harus berlangsung dengan baik sesuai ketentuan. Jangan sampai terjadi kecurangan atau pun kebocoran soal. Kita tidak ingin hasil US dikotori kecurangan atau rekayasa,” tegasnya.

Sementara itu Kepala SDN 1 Pidekso juga menekankan untuk memperisiapkan mental dalam pelaksanaan ujian. Karena mental sangat menetukan kesuksesan pelaksanaan ujian. Aris Arianto