loading...
Loading...
Ceremony pergantian nama favehotel Adi Sucipto Solo ke favehotel Manahan Solo,  Sabtu, 15 Juni 2019.. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM —  Stadion Manahan menjadi salah satu kebanggan Kota Solo dan patut disebut sebagai salah satu icon Kota Solo. Keberadaan Stadion Manahan di kota Solo terbilang sangat strategis. Berdiri megah di tengah-tengah pusat kota, berdekatan dengan bandar udara, perhotelan, jalan raya dan pusat perbelanjaan menjadikan Stadion Manahan sebagai salah satu tempat yang sangat representatif untuk menggelar event-event olah raga berskala nasional maupun internasional.

Pada September 2019 mendatang, menurut Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo Stadion Manahan Solo akan diresmikan renovasinya menjadi Stadion Utama Gelora Bung Karno mini. Itu berarti Stadion Manahan  segera menjadi satu di antara stadion mewah yang ada di Indonesia.

Mengingat lokasi favehotel Adisucipto sangat dekat dengan Stadion Manahan, untuk lebih dikenal seluruh pelanggan favehotel Solo maka mulai 1 Mei 2019 lalu, favehotel Adisucipto berubah nama menjadi favehotel Manahan Solo.

Baca Juga :  BPR Wajib Terapkan Penilaian Risiko Profil Nasabah

Dalam keterangan tertulis kepada Jogosemarnews.com, Ika Florentina – Cluster General Manager favehotel Solo (favehotel Manahan Solo dan favehotel Solo Baru) mengatakan perubahan nama ini dilakukan dengan pertimbangan karena favehotel Manahan Solo lokasinya tidak jauh dengan  Stadion Manahan, dan lebih dikenal dengan Manahan dibanding dengan Adi Sucipto yang banyak orang mengira di Yogyakarta.

”Perubahan nama ini dilakukan karena favehotel Manahan Solo berlokasi dekat dengan  Stadion Manahan, dan lebih dikenal dengan Manahan dibanding dengan Adi Sucipto yang banyak orang mengira di Jogjakarta. Semua orang tahu Manahan di Solo sehingga pada saat tamu melakukan ‘search’ hotel di Manahan maka  favehotel Manahan Solo bisa muncul. Selain itu sambungnya, perubahan nama ini bertujuan untuk mengangkat icon Kota Solo yaitu Manahan untuk go internasional mengingat favehotel adalah salah satu brand terbesar untuk budget hotel di bawah naungan Archipelago International,” kata Ika Florentina.

Baca Juga :  Rasakan Manfaatnya, Perusahaan Pembiayaan  FIF dan AMF Kembali Jalin Kerjasama dengan Dirjen Dukcapil

Ceremony pergantian nama favehotel Adi Sucipto Solo ke favehotel Manahan Solo, akan diadakan pada hari Sabtu, 15 Juni 2019. Acara yang dimulai pada pukul 07.30 wib di Plasa Manahan, dibuka dengan senam kekinian Zumba yang menampilkan dua master Zumba di Kota Solo yaitu Zin Devi dan Zin Fathar yang memiliki massa Zumba terbesar di Solo Raya dan sekitarnya, untuk meramaikan acara akan digawangi oleh MC kondang Annas Habibi dan Bank Kekinian Natzir &friend, rencananya  acara tersebut akan dihadiri dan diresmikan oleh Walikota Surakarta FX.Hadi Rudyatmo.

Konsep pesta rakyat itu yang diangkat sebagai ungkapan rasa syukur akan adanya perubahan nama tersebut dengan harapan adanya perubahan nama ini diharapkan makan okupansi yang selama ini mencapai angka 70% di tahun 2019 ini bisa naik di angka 75% bisa menandingi favehotel Solo baru yang selama ini stabil dengan okupansi 80% di tahun 2019 ini.

Baca Juga :  Rasakan Manfaatnya, Perusahaan Pembiayaan  FIF dan AMF Kembali Jalin Kerjasama dengan Dirjen Dukcapil

Puncak acara adalah adanya pesta durian dimana aka nada gunungan 100 durian yang akan dibagikan kepada masyarakat beserta makanan rakyat dengan stal-stal terdiri dari aneka makanan andalan favehotel Solo yaitu soup herbal, nasi bakar, tengkleng Solo, nasi liwet dan sate bakso serta dawet ayu dan berbagai sajian khas Solo lainnya.

Acara ini didukung oleh PMI Surakarta yang akan mengadakan donor darah di tempat acara, Ella Skin Care yang akan menyediakan fasilitas totok wajah dan peeling untuk pengunjung acara, serta RS Indriati yang menyadiakan fasilitas cek kesehatan , serta OPPO yang mendukung acara ini beserta sponsor lainnya.  Marwantoro S

Iklan
Loading...