loading...
Loading...
Logo SMAN 1 Sragen. Foto/Wardogo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Sebanyak delapan kecamatan di wilayah Sragen masuk dalam zona reguler untuk bisa mendaftar di SMAN 1 Sragen. Sementara peluang siswa berprestasi untuk bisa diterima di SMAN terfavorit di Sragen itu makin terbuka menyusul kabar tambahan kuota 20 % untuk pendaftar dari jalur prestasi dalam zona.

Kepala SMAN 1 Sragen, Beti Marga Sulistyawati mengatakan delapan kecamatan itu masing-masing Kecamatan Sragen, Ngrampal, Kedawung, Karangmalang, Sambirejo, Masaran dan Gesi.

Siswa di delapan kecamatan itu akan disediakan kuota 90 % dengan prioritas diterima berdasarkan jarak yang paling dekat dengan sekolah. Namun, kabar terbaru, bocoran dapat dari MKKS dan Dinas Provinsi bakal menyediakan kuota jalur prestasi di dalam zona dengan kuota 20 % dari kuota 90 % itu.

Baca Juga :  Kecelakaan 2 Motor Mahasiswi VS Siswi di Pasar Masaran Sragen, Satu Korban Ditemukan Terkapar Luka Parah

“Kepastian kuota 20 % jalur prestasi dalam zona itu juga sudah dishare dari MKKS. Ini tentu sesuatu yang bagus untuk wali murid dan siswa yang pandai dan rumahnya agak jauh dari sekolah tapi masih masuk dalam zona reguler.Mereka bisa mendaftar di jalur ini dan nanti bersaing dari nilainya. Sedangkan yang dalam zona berdasarkan kedekatan jarak kuotanya 70 %,” papar Beti kepada Joglosemarnews.com, Kamis (20/6/2019).

Baca Juga :  Kecelakaan Maut Truk Gandeng VS Motor di Purwosuman Sragen. Pemotor Asal Karangmalang Ditemukan Tewas Mengenaskan 

Ia menguraikan jalur 20 % itu diberikan untuk mengakomodasi siswa yang nilainya bagus dan dekat dengan sekolah lain, namun ingin mendaftar sekolah lain yang masih dalam zona.

Misalnya siswa dari Masaran, secara jarak lebih dekat untuk diterima di SMAN 2 atau 3 Sragen, namun ternyata ingin bersekolah di SMAN 1 Sragen.

“Nanti mereka bersaing secara nilai dengan calon siswa di dalam zona. Karena faktanya masih banyak orangtua yang anaknya nilainya bagus dan pingin sekolah di SMAN 1 Sragen. Ada yang datang ke sekolah ada yang tanya via WA,” terangnya.

Beti Marga Sulistyawati. Foto/Wardoyo

Untuk SMAN 1 Sragen, kuota 70 % disediakan bagi siswa yang paling dekat dengan sekolah. Karena lokasinya di wilayah Sragen Wetan, siswa yang prioritas mengisi kuota 70 % itu adalah yang di wilayah Kelurahan Sragen Wetan lalu meluas ke wilayah terdekatnya.

Baca Juga :  Bupati Sragen Sebut Ada Sanksi Bagi Pejabat Eselon III Yang Tak Mau Ikut Seleksi Lelang Jabatan Eselon II. Apa Sanksinya? 

“Untuk 10  % sisanya dibagi untuk jalur prestasi dari siswa luar zona sebanyak 5  % dan 5 % sisanya untuk jalur perpindahan tugas orangtua,” terang Beti.

Ditambahkan Beti, untuk kuota SMAN 1 Sragen kuota kursi yang tersedia 396 kursi. Kuota itu merupakan akumulasi dari 11 rombel atau kelas dengan masing-masing kelas 36 siswa. Wardoyo

 

Iklan
Loading...