loading...
Loading...
Kresna Widya Permana (tengah) saat mendaftarkan diri sebagai calon di Pilkades Sambi, Sambirejo, Sragen, Rabu (31/7/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Arena pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahap ketiga di Sragen yang akan digelar September 2019, banyak diwarnai kemunculan kandidat muda usia.

Salah satunya, Pilkades Desa Sambi, Kecamatan Sambirejo. Salah satu calon yang mendaftar diketahui masih berusia belia yakni 26 tahun 8 bulan.

Kandidat berusia muda itu diketahui bernama Kresna Widya Permana. Putra dari Wakil Ketua DPRD Sragen, Bambang Widjo Purwanto itu resmi mendaftarkan sebagai bakal calon Kades Desa Sambi, Rabu (31/7/2019).

Prosesi pendaftaran digelar sangat simpel. Kresna memilih mendaftar dengan hanya didampingi istrinya, keluarga dan manajer atau tim suksesnya.

Meski berusia muda, ia tampak percaya diri dalam menatap pertarungan di pesta demokrasi tingkat desa itu. Seusai menyerahkan berkas pendaftaran, Kresna mengatakan motivasinya mengikuti kontestasi Pilkades sebenarnya lebih karena dorongan kuat dari warga Desa Sambi yang menghendaki dirinya bisa memimpin dan membawa kemajuan di Sambi.

“Dari awal sebenarnya nggak ada kepinginan untuk maju. Tapi kemudian ada permintaan tokoh masyarakat sini (Sambi) yang ke rumah. Sekitar 100 orang dan sampai tiga kali ke rumah meminta saya untuk maju. Alasannya pada saat itu saya diharapkan bisa berkontribusi memajukan Sambi di semua lini agar desa ini menjadi lebih maju,” paparnya kepada wartawan.

Baca Juga :  Tewaskan Satu Warga, 70 Sarang Tawon Vespa di Sragen Dimusnahkan. Dua Warga Sempat Tersengat, Satu Dilarikan ke Rumah Sakit

Awalnya, ia belum tergerak mengingat dirinya masih terkonsentrasi pada usahanya yang kebetulan juga berlokasi di Desa Sambi. Namun dorongan warga yang terus menerus memohonnya itu akhirnya membuatnya luluh dan berubah pikiran.

“Akhirnya saya bulatkan niat mau maju demi kemajuan Desa Sambi. Karena setelah dicermati, Sambi ini ternyata PR-nya masih banyak. Masuk zona merah 3 desa termiskin di Sambirejo. Karenanya andai diamanahi, ilmu yang saya dapat dari manapun akan saya kontribusikan untuk memajukan desa ini,” tuturnya.

Kresna mengaku sudah 1,5 tahun merintis usaha di Desa Sambi. Selama itu pula, ia sudah banyak mengenal masyarakat. Saat ditanya harapannya, ia hanya berharap bisa berkontestasi dalam suasana Pilkades yang damai dan bisa memajukan Sambi.

Manajer atau tim suksesnya, Ari Prasetyo mengatakan optimistis dsn siap menatap Pilkades Sambi.

“Sampai saat ini, dari 40 RT yang ada, sekitar 38 RT yang sudah datang dan menyatakan dukungan untuk kami. Awalnya perwakilan 29 RT yang datang ke rumah menyatakan siap mendukung dan memenangkan Mas Kresna. Kemudian bertambah lagi menjadi 38 RT. Mudah-mudahan bisa menguatkan tekad untuk bisa mengantar Mas Kresna bisa terpilih dan memajukan Desa Sambi,” tuturnya.

Baca Juga :  Innalillahi, Petani di Sidoharjo Sragen Ditemukan Tewas Mengenaskan Kesetrum Pompa Air. Saat Ditemukan Dalam Kondisi Terduduk

Ketua Panitia Pilkades Sambi, Arif Budiawan STHI mengatakan Kresna menjadi calon ketiga yang mendaftar Pilkades Sambi. Sebelumnya dua calon sudah mendaftar yakni yang pertama Kadiman calon asal Dukuh Jatisari RT 10 dan kedua adalah calon petahana, Ngadimin asal Dukuh Basan RT 35.

Menurutnya, berkas pendaftaran selanjutnya akan dilakukan penelitian oleh panitia desa bersama panitia kecamatan untuk mengecek keabsahan semuanya.

“Pentutupan pendaftaran nanti 5 agustus jam 16.00 WIB. Setelah penelitian berkas tanggal 16- 20 Agustus, hasilnya akan kita sampaikan 21 Agustus. Bagi yang berkasnya belum lengkap, nanti diberi kesempatan melengkapi. Untuk penetapan dan pengundian nomor calon dijadwalkan 29 Agustus,” terangnya. Wardoyo

Loading...