JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Ini Jawabannya, Kalau Mau Tahu Pendapatan dan Belanja Dalam APBD Perubahan Wonogiri 2019, Sebelum Dievaluasi Gubernur Jateng

Ilustrasi | joglosemarnews.com
Ilustrasi | JOGLOSEMARNEWS.COM

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM -Rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang APBD Perubahan Kabupaten Wonogiri 2019 saat ini tinggal menunggu dievaluasi gubernur Jateng.

Dalam Raperda tersebut tertuang komposisi pendapatan, belanja, serta pembiayaan hasil pembahasan badan anggaran DPRD Wonogiri. Laporan badan anggaran dilaksanakan dalam sidang paripurna di Gedung DPRD Wonogiri, Jumat (27/9/2019).

Dalam Raperda APBD Perubahan Wonogiri 2019 disebutkan pendapatan sebesar Rp 2.453.322.075.264, terdiri dari pendapatan asli daerah Rp 261.603.471.132, dana perimbangan Rp 1.629.967.658.132, dan lain-lain pendapatan yang sah Rp 561.750.946.000.

Baca Juga :  Rapid Test Wartawan Wonogiri, Dari Belasan Jurnalis yang Ikut Tak Ada Satupun yang Reaktif, Tes Selanjutnya Giliran Tenaga Medis Lagi

Belanja langsung dan tidak langsung sebesar Rp 2.691.994.028.149. Jika dibandingkan antara pendapatan dan belanja, terdapat defisit Rp 238.671.952.885.

Pembiayaan sama seperti defisit yakni Rp 238.671.952.885. Perinciannya dari penerimaan Rp 241.671.952.885, dikurangi pengeluaran Rp 3.000.000.000.

Sementara dalam penetapan APBD Wonogiri 2019 pendapatan sebesar Rp 2.328.723.495.900, terdiri dari pendapatan asli daerah Rp 223.667.851.900, dana perimbangan Rp 1.629.133.038.000, dan lain-lain pendapatan yang sah Rp 475.922.606.000.

Baca Juga :  Jangan Pakai Masker Namun Diturunkan di Dagu, Ini Lho 21 Orang Terjaring Razia Masker di Wonogiri

Belanja langsung dan tidak langsung sebesar Rp 2.423.345.895.900. Jika dibandingkan antara pendapatan dan belanja, terdapat defisit Rp 94.622.400.000.

Pembiayaan besarnya sama seperti defisit yakni Rp 94.622.400.000. Perinciannya dari penerimaan Rp 98.762.400.000 dikurangi pengeluaran Rp 4.140.000.000.

“Penganggaran merupakan salah satu fungsi DPRD, di samping legislasi dan pengawasan. Fungsi anggaran diwujudkan dalam bentuk pembahasan untuk persetujuan bersama terhadap Raperda yang diajukan bupati,” kata Ketua DPRD Wonogiri, Setyo Sukarno. Aria