JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kukuhkan Tim PAKD, Bupati Karanganyar Bagi-Bagi Tabungan Rp 100.000an ke Siswa

Bupati Karanganyar Juliyatmono. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Bupati Karanganyar Juliyatmono. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemkab Karanganyar mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Pengukuhan dihadiri oleh kepala OPD serta Direktur Bank di Kabupaten Karanganyar.

Pengukuhan turut dihadiri oleh Kepala OJK Solo dan Direktur Bank Indonesia Solo. Dalam sambutannya, memaparkan data perkembangan industri keuangan di Jawa Tengah dan Kabupaten Karanganyar hingga triwulan tiga tahun 2019.

OJK Solo menilai perkembangan industri perbankan di Kabupaten Karanganyar secara umum lebih lambat dibandingkan Jawa Tengah.

Baca Juga :  Kabar Gembira, 9.000 PNS Karanganyar Segera Terima Gaji 13. Total Rp 43 Miliar, Catat Waktu Pencairannya!

Sejauh ini, di Solo Raya baru lima TPAKD yang telah dikukuhkan. Lima kabupaten/kota itu adalah Solo, Boyolali, Klaten, Wonogiri, dan Karanganyar. SK TPAKD dikeluarkan bupati dan walikota.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyampaikan harapan pengukuhan TPAKD Kabupaten Karanganyar memberikan  pengaruh positif bagi pelaku usaha.

“Intinya pertumbuhan dan pergerakan ekonomi meningkat. Tahun 2020 nanti mari percepat penyerapan APBD. Itu akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Karanganyar,” ujar Bupati saat memberikan sambutan.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut Kemuning Karanganyar, Kasatlantas Ungkap Pendaki Yang Tewas Ternyata Tak Kenakan Sabuk Pengaman. Sopirnya Dalam Kondisi Begini!

Bupati Karanganyar juga mengharapkan percepatan akses keuangan dimulai pada awal tahun 2020.

Salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat adalah dengan menanamkan rasa senang menabung dimulai sejak dini.

Beberapa siswa dari beberapa sekolah di Kabupaten Karanganyar mendapatkan bantuan tabungan senilai masing-masing Rp 100.000,- dari beberapa bank yang ada di Karanganyar.

Selain itu, diserahkan pula klaim asuransi peternakan dan pertanian. JSnews