JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Waspada Banjir Bengawan Solo, Alat Pendetesi Dini /EWS Banjir Dijaga Supaya Tetap Berfungsi

Pengecekan EWS banjir di Jembatan Bacem. Dok. Pendim 0726

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sejumlah persiapan dan antisipasi sudah dilakukan pihak terkait dan warga untuk menghadapi bencana alam banjir di wilayah Sukoharjo dan sekitarnya.

Salah satunya alat yang harus dicek kesiapannya adalah alat pendeteksi dini banjir atau early warning system (EWS).  Koramil 09/Grogol dipimpin langsung Danramil Kapten Inf Kurniawan EWS yang terletak di dekat Jembatan Bacem.

EWS menjadi salah satu andalan warga yang tinggal di kawasan bantaran Sungai Bengawan Solo. Karena kerja alat ini memang memberikan alarm apabila air terus naik. Warga akan bersiap kapan akan mengungsi atau tetap bertahan di rumah.

Baca Juga :  DPS Sukoharjo Capai 662.636, Jumlah TPS di Pilkada 2020 Sebanyak 1.775, ini Sebarannya di 12 Kecamatan

Danramil setelah melaksanakan pengecekan mengatakan, saat ini kondisi EWS berfungsi normal. Sehingga sangat membantu memberi peringatan bagi warga sejak dini sebelum air masuk ke dalam pemukiman. 

“Kondisi EWS berfungsi normal, alat tidak mengalami kerusakan. Kami tetap berkoordinasi dengan pihak terkait tentang kesiapan dalam menghadapi bencana banjir,” jelas Danramil. 

Sumadi warga Arak-arak Desa Telukan Kecamatan Grogol Sukoharjo, sebagaimana dilansir dari laman resmi Pemkab Sukoharjo, Minggu (12/1/2020), menuturkan, bagi warga keberadaan EWS sangat penting. Karena kalau alarm berbunyi berarti air tandanya sudah naik dan warga akan mengungsi.

Baca Juga :  Gawat, Pasien Meninggal Karena Corona Bertambah Lagi Menjadi 20, Saat ini Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Sukoharjo Meroket Mencapai 543

Menurut dia, EWS dulu sempat rusak. Ketika air naik ternyata sirenenya tidak berbunyi. Beruntung waktu itu ada warga yang ronda dan melihat lampunya sudah menyala kuning. Setelah itu diberitahukan ke warga lain dan langsung mengungsi. Aria