JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Gubernur Liburkan Sekolah 2 Pekan, Bupati Sragen Pertimbangkan Libur Sekolah di Sragen Bisa Diperpanjang Lagi. “Kenapa Masih Ditakutkan!”

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

IMG 20191205 161310
Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemkab Sragen mempertimbangkan memperpanjang libur untuk semua sekolah di Sragen mulai dari TK hingga SMP. Jika sebelumnya Surat Edaran Bupati hanya libur sepekan ini, kemungkinan masih bisa diperpanjang.

Hal itu disampaikan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati kepada wartawan, Senin (16/3/2020). Ditemui usai memimpin Musrenbangkab di Pendapa Rumdin Bupati, ia mengatakan akan melihat keadaan terlebih dahulu dalam satu minggu ini.

“Dasar pertimbangannya kan Sragen lebih duluan memutuskan dibanding daerah. Setelah kita putuskan libur, yang lain baru semuanya turut 2 minggu 2 minggu 2 minggu libur. Makanya kita lihat keadaan satu pekan ini,” paparnya.

Orang nomor satu di jajaran Pemkab Sragen itu menguraikan jika keadaan memungkinkan, suasana tenang, maka libur satu pekan dianggap sudah cukup.

Baca Juga :  Buruan, Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Sragen Masih Diperpanjang. Dilayani Tiap Hari Sampai Sabtu, Pembayar Sudah Ada Peningkatan 15 %

Sebaliknya jika memang masih diperlukan, maka Pemkab pun siap menyesuaikan anjuran Gubernur yang menginstruksikan semua sekolah libur dua pekan.

“Kita laksanakan, tunggu saja yang baru hari ini libur. Lihat keadaan dulu, nggak usah diributkan. Mau libur sebulan juga nggak papa kok, nggak usah diributkan,” terangnya.

Menurutnya, libur satu pekan sudah cukup apabila selama sepekan itu semua sekolah bisa mematuhi instruksi. Di antaranya menyediakan sarana prasarana seperti alat pemindai suhu tubuh, wastafel dan anti septik di sekolah.

Sehingga ketika anak-anak masuk kembali, mereka bisa memanfaatkan sarana itu untuk cuci tangan dalam rangka antisipasi corona virus.

“Kenapa masih ditakutkan. Justru yang perlu diajari pada anak-anak itu adalah bagaimana mereka nanti berperilaku hidup bersih dan sehat. Setelah mereka libur di rumah mereka diajari bagaimana caranya cuci tangan yang benar menjaga kebersihan dirinya,” tukasnya.

Baca Juga :  Tambah Lagi 25 Warga Sragen Hari Ini, Jumlah Kasus Covid-19 Capai 1.285. Sudah 115 Warga Meninggal Dunia

Kemudian, Bupati meminta sekolah disterilisasi selama sepekan ini. Setelah sepekan, akan dievaluasi apakah semua sekolah siap dengan perlengkapan itu.

“Kita cek setiap hari, itu juga butuh waktu. Makanya saya melihat, kalau satu pekan ini tidak cukup waktunya ya kita tambah saja,” tukasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memutuskan meliburkan semua sekolah di Jateng selama dua pekan mulai hari ini. Kebijakan itu untuk mengantisipasi penyebaran corona.

Sembari libur, sekolah dimanfaatkan untuk mempersiapkan perlengkapan di sekolah mulai dari alat pemindah suhu tubuh, wastafel cuci tangan dan anti septik di sekolah. Wardoyo