JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Selimut Korban Sudah Ditemukan, Jasad Kakek Manusia Sungai Asal Masaran Sragen Hingga Kini Masih Dalam Pencarian. Tim SAR 2 Hari Siaga di Jembatan Gawan

Tim SAR saat bersiaga di atas Jembatan Gawan, Rabu (20/5/2020). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim SAR saat bersiaga di atas Jembatan Gawan, Rabu (20/5/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Dukuh Klembon, Desa Pilang, Masaran, Sragen, bernama Tukiran (60) yang hilang misterius saat hujan deras Senin (18/5/2020) malam, hingga kini masih dalam pencarian.

Kakek yang tiga tahun tinggal di Sungai Grompol, Masaran itu belum diketahui keberadaannya. Namun kabar terbaru, tim sudah menemukan selimut yang selama ini diketahui sering digunakan oleh korban.

“Selimutnya sudah ditemukan hanyut dan nyangkut. Tapi yang bersangkutan masih dalam pencarian. Informasi dari tim SAR dan BPBD, akan dilakukan pencarian selama tiga hari tiga malam. Sampai malam ini belum ditemukan,” papar Kapolsek Masaran AKP Agus Taruna, Rabu (20/5/2020).

Ia mengatakan selimut yang selama ini digunakan oleh korban, ditemukan nyangkut di aliran Sungai Bengawan Solo.

Baca Juga :  Kasus Investasi Semut Rangrang CV MSB Meledak, Polda Jateng Tangkap Dirut Sugiyono asal Taraman Sragen. Tunggakan ke Mitra Ditaksir Masih Puluhan Miliaran

Sementara, berdasarkan keterangan saksi, korban kali terakhir diketahui berada di daratan yang berada di tengah sungai Grompol wilayah Pilang.

Selama ini, kakek yang diketahui mengalami gangguan kejiwaan itu, tinggal di tepi sungai dan kadang juga di daratan tengah sungai.

“Nah sore sebelum kejadian, korban sempat dikirim makanan oleh saudaranya dan diminta naik ke darat. Tapi nggak mau, lalu malamnya hujan deras dan esok harinya ditengok sudah nggak ada,” terang Kapolsek.

Pria yang bertahun-tahun hidup bertahan di atas dan tepi Sungai Grompol, Masaran itu mendadak hilang misterius usai hujan deras, Senin (18/5/2020) malam.

Kakek asal Dukuh Klembon RT 33, Desa Pilang, Masaran itu dilaporkan kali terakhir terlihat masih berada di daratan tengah sungai Grompol, sekira pukul 17.00 WIB.

Baca Juga :  Bukan Denda RP 250.000, Satpol PP Sragen Justru Berikan Sanksi Syariah pada Warga Yang Tertangkap Tak Pakai Masker. Puluhan Warga Terjaring, Sanksinya Disuruh Berdoa Seperti Ini!

Setelah turun hujan, pria yang sudah tinggal di atas sungai sejak 3 tahun silam itu kemudian hilang tanpa jejak.

“Kronologinya, yang bersangkutan itu memang sudah bertahun-tahun tinggal di tengah sungai. Kebetulan di tengah sungai itu ada daratan kecil, nah dia tinggal di situ dan merasa itu omahe (rumahnya). Kemarin petang jam 17.00 WIB, ada saudaranya yang ngantar makanan. Diajak naik ke darat nggak mau,” papar Kades Pilang, Sukisno, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Selasa (19/5/2020).

Sementara pantauan JOGLOSEMARNEWS.COM , hingga Rabu (20/5/2020) petang, sejumlah personel dan relawan SAR masih bersiaga di atas Jembatan Gawan.

Mereka sudah bertahan hampir dua hari dua malam sejak kabar hilangnya korban. Wardoyo