JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Terus Melaju, Hari Ini Pasien Positif Covid-19 Solo Bertambah 24 Orang, Total 190 Kasus

Ilustrasi positif corona. Pixabay

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pasien positif covid-19 di Kota Solo masih terus melaju. Sabtu (18/7/2020), kembali terjadi penambahan sebanyak 24 kasus baru.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Ahyani mengatakan, penyebaran virus terjadi di 37 kelurahan dari total 54 kelurahan yang ada di Kota Solo.

“Dari tambahan 24 orang pada Sabtu (18/7/2020), disumbang dari beberapa klaster yang sudah ada sebelumnya. Diantaranya Klaster RSUD dr Moewardi, serta ada juga dari hasil tracing kasus di luar Solo,” ujarnya.

Dengan penambahan yang terus terjadi saat ini, Ahyani mengatakan akan mungkin untuk posko karantina dibuka kembali. Terlebih dalam aturan dari Kementerian Kesehatan (Krmenkes) yang baru, hanya pasien Covid-19 yang kritis atau gejala berat saja yang akan ditanggung pemerintah pusat.

Baca Juga :  Polisi Bekuk 4 Pelaku Penipuan Berkedok Lelang di Instagram, Kaesang Pangarep Nyaris Jadi Korban

“Untuk yang tanpa gejala atau gejala ringan tidak ditanggung. Makanya kami sebagai pemerintah daerah ya harus siap-siap. Salah satunya membuka kembali posko karantina di Dalem Joyokusuman dan mungkin Priyosuhartan untuk isolasi mereka yang positif tanpa gejala maupun yang gejala ringan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih menambahkan, dari tujuh nakes Klaster RSUD dr Moewardi, satu diantaranya merupakan nakes RSUD dr Moewardi. Sedangkan enam orang sisanya merupakan nakes di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo.

Baca Juga :  Muncul Klaster Ulang Tahun, Rekor Jumlah Positif Covid-19 di Solo Tembus 601 Kasus

“Iya, jadi dari nakes RSDM yang positif ternyata juga bekerja di RSKI, kemudian kita tracing dan swab hasilnya tujuh orang positif,” tuturnya.

Dengan penambahan tersebut, total jumlah warga Solo yang terkonfirmasi Covid-19 menjadi 190 orang. Dengan rincian, sebanyak 67 orang rawat inap, 74 orang karantina mandiri, 45 orang sembuh dan lima orang meninggal dunia. Prihatsari