JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

RSUD Sragen Kecolongan Pasien Lagi, 6 Perawat ICU dan ICCU Jadi Korban Ikut Tertular Positif Covid-19. Pertahanan 2 Dokter Senior Juga Bobol

Dr Didik Haryanto. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sempat dinyatakan steril usai 90 karyawan dan nakes terpapar positif, kasus covid-19 kembali menerpa kalangan tenaga kesehatan (nakes) di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

Sebanyak enam perawat di bagian ICU dan ICCU rumah sakit milik Pemkab Sragen itu dinyatakan positif terpapar covid-19. Mereka terkonfirmasi positif seusai menangani seorang pasien yang baru belakangan diketahui positif.

Padahal saat dirapid test, pasien tersebut menunjukkan nonreaktif. Rupanya saat diswab, hasilnya terkonfirmasi positif.

“Iya ada 6 petugas perawat kami di bagian ICU dan ICCU yang terkonfirmasi positif. Tertular dari seorang pasien laki-laki. Awalnya saat dirapid nonreaktif. Setelah perawatan baru muncul gejala dan saat swab, ternyata pasien itu positif,” papar Dirut RSUD Sragen, Didik Haryanto, Senin (30/11/2020).

Baca Juga :  Kabar Duka, 2 Warga Sragen Kembali Meninggal Dunia Hari Ini Positif Terpapar. Berasal dari Jenar dan Krikilan Masaran, Jumlah Warga Meninggal Capai 250

Didik menyampaikan selain pasien di ICCU itu, satu pasien di Bangsal Tulip juga baru ketahuan positif setelah beberapa hari menjalani perawatan di bangsal.

Sama seperti kasus di ICCU, pasien laki-laki itu juga tak menampakkan gejala saat kali pertama masuk. Pun dengan hasil rapid test awal juga nonreaktif.

“Tapi setelah diswab hasilnya positif. Untungnya saat kita tracing, semua perawat di bangsal itu negatif. Sehingga tidak sampai dilockdown,” terang Didik.

Lebih lanjut, ia menyampaikan saat ini 6 perawat yang positif itu sudah menjalani isolasi mandiri. Mereka diisolasi di rumah masing-masing karena kondisinya tanpa gejala.

Baca Juga :  Serentak, 4.980 Tenaga Kesehatan Sragen Hari Ini Mulai Disuntik Vaksin Covid-19. Masih 1.083 Nakes Yang Bekum Kejatah!

Selain itu, kondisi ruang perawatan dan isolasi covid-19 di RSUD, saat ini juga dalam posisi penuh dan overload.

Tidak hanya 6 nakes, dua dokter senior di rumah sakit itu juga dilaporkan terpapar covid-19. Keduanya masing-masing dokter spesialis dalam berinisial L dan dokter spesialis paru berinisial W.

Dr W kini masih dirawat intensif di RSUD dr Moewardi Solo sedangkan dr L sudah dinyatakan sembuh beberapa hari lalu.

“Dengan kejadian itu, kami perketat kembali protap pemakaian APD. Sebenarnya semua juga sudah sesuai protap. Untuk penanganan di bangsal, semua pakai APD level 2, yang di ruangan pasien covid-19 semua pakai APD level 3,” tandasnya. Wardoyo