JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Gawat, 3 Anggota PKK Karanganyar Ketahuan Reaktif Saat Rapid Tes Massal. Diduga Tertular dari Keluarga Yang Sudah Positif Covid-19

Ilustrasi swab test. Foto/JSnews

 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tim penggerak PKK Kabupaten Karanganyar melakukan rapid test terhadap ratusan orang di Pendopo rumah dinas bupati Jumat (18/12/2020).

Tak hanya kepada anggota tim penggerak KK ditingkat kabupaten maupun kecamatan, rapid test juga dilakukan terhadap lansia dan warga sekitar rumah dinas bupati.

Dari hasil rapid test tersebut,  sebanyak 3 anggota tim penggerak PKK Kabupaten Karanganyar diketahui reaktif.

Ketua Tim peggerak PKK Karangayar, Siti Chomsyiah kepada wartawan mengatakan, saat ini ketiga anggotanya tersebut diminta untuk isitirahat di rumah.

“Hasil rapid test yag dilakukan ada tiga orag anggota tim penggerak PKK Kabupaten yang dinyatakan reaktif.  Karena reaktif, hari Senin pekan depan ketiganya akan melakukan swab test. Untuk sementara kami minta ketiga anggota tim penggerak PKK tersebut untuk istirahat di rumah,” ujarnya.

Baca Juga :  Terungkap, Berawal dari Demam, 5 Santri Ponpes Tahfiz Daarul Qur'an Colomadu Karanganyar Ternyata Ketahuan Positif Terpapar Covid-19

Menurut Siti, berdasarkan informasi yang diterimanya, ketiga anggota PKK tersebut sebelumnya pernah melakukan kontak dengan salah satu kerabatnya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Disisi lain, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, tim penggerak PKK  untuk sementara menghentikan kegiatan Posyandu.

Siti menyebut para kader Posyandu di daerah lebih banyak melakukan kunjungan dari rumah ke rumah.

Baca Juga :  Gawat, 25 Pegawai Kejaksaan Karanganyar Positif Terpapar Covid-19. Kantor Langsung Ditutup Total Sampai 24 Januari, 63 Pegawai Harap-Harap Cemas, Kajari Sebut Beruntung Cepat Diketahui!

“ Kegatan posyandu tetap berjalan. Hanya saja kita lakukan dari rumah ke rumah sehingga tidak terjadi kerumunan yang sangat rawan terhadap penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Ditambahkan, di tengah semakin meningkatnya jumlah kasus Covid-19, pihaknya tetap menggencarkan  penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat.

“ Protokol kesehatan saat ini menjadi salah satu kebutuhan. Untuk itu, kami mengingatkan kembali kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan, terutama penggunaan masker  dalam kegiatan apapun, terutama saat berada di luar rumah,” pungkasnya. Wardoyo