JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Pastikan Warganya Aman, Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto Terjun ke TKP Pantau Proses Evakuasi Korban Keracunan Takjil

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto tengah malam langsung meninjau para korban keracunan massal di Puskesmas Karangpandan / Foto: Beni Indra
PPDB
PPDB
PPDB

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto tengah malam langsung meninjau para korban keracunan massal di Puskesmas Karangpandan / Foto: Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Insiden keracunan massal warga dua RT akibat takjil buka puasa di Dusun Punthuk Ringin, Desa Gerdu, Karangpandan, Karanganyar,  mendorong Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto SE malam itu juga turun gunung.

Wabup langsung menuju TKP, namun karena warga sudah dievakuasi, akhirnya dirinya menuju Puskesmas Karangpandan guna turut membantu melakukan evakuasi.

Bahkan Wabup Karanganyar Rober Christanto SE menunggui para pasien  hingga dinihari meskipun ruangan di Puskesmas Karangpandan sudah overload tidak lagi bisa menampungnya.

Akhirnya,  Wabup berkoordinasi dengan Sekretaris Dinas Kesehatan Karanganyar Purwati untuk segera mengambil tindakan darurat berkoordinasi dengan RSUD Karanganyar.

Tak pelak akhirnya sebagian besar warga yang keracunan dilarikan ke RSUD yang mana kapasitas masih cukup untuk menampung pasien.

“Mulai malamn itu juga, Minggu (10/5/2021) saya meluncur ke Puskesmas dan memantau langsung situasi kedaruratan tersebut,” ujarnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (11/5/2021) dini hari.

Baca Juga :  Setelah 76 Tahun, Mimpi Warga Tawangmangu Memiliki SMA Akhirnya Terwujud. Gubernur  Ganjar Awali Peletakan Batu Pertama

Wabup Rober Christanto menjelaskan situasi yang terjadi sangat mencekam karena warga dua RT 02 dan RT 03 Dusun Puntuk Ringin secara serentak mengeluh kesakitan dan muntah-muntah disertai kepala pusing.

Akhirnya seluruh warga yang keracunan dievakuasi pertama ke Puskesmas Karangpandan.

Namun tak lama berselang ruangan Puskesmas Karangpandan sudah penuh, sedangkan hampir 30 ambulan saat itu hilir mudik bergantian  membawa pasien. Akhirnya diambil jalan pintas,  sebagian warga dilarikan ke RSUD Karanganyar.

Meski begitu, situasi datang dan perginya ambulans masih terjadi karena ada warga yang dievakuasi menunggu antrean ambulance.”Ya memang mencekam maka saya tunggui hingga dinihari guna melihat perkembangan kondisi kesehatan pasien,” tandasnya.

Namun demikian lanjut Wabup, kondisi pasien yang di Puskesmas Karangpandan berangsur membaik karena segera mendapatkan penanganan dari rumah sakit.

Baca Juga :  Waspada, Setelah Klaster Tempat Ibadah, Klaster Pijat Keliling Merebak di Jaten Karanganyar. Ada Juga Korban Meninggal

Sementara untuk pasien yang dilarikan ke RSUD Karanganyar dikabarkan juga membaik setelah mendapat penanganan dengan cepat.

Adapun terkait detail kronologi asal muasal takjil tersebut sudah ditangani oleh Forkompimca Karangpandan guna diselidiki apakah takjil berasal dari warga atau dari donatur dari  luar.

Atau kemungkinan lain,  takjil tersebut adalah giliran warga sesuai jadwalnya, namun makanan tidak diolah sendiri, melainkan dipesankan dari luar.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga dua RT02 dan RT 03  Dusun Ringin, Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, Jateng keracunan takjil makanan untuk buka puasa, pada Minggu (20/5/2021).

Tak pelak seluruh  ambulans yang ada di Karanganyar dikerahkan untuk mengevakuasi korban ke Puskesmas Karangpandan maupun ke  rumah sakit  terdekat. Beni Indra

[sharethis-reaction-buttons]