JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Tanah di Areal Proyek Tol Solo-Yogya Jadi Buruan Perajin Batu Bata

Para perajin batu bata di Boyolali ini membeli tanah proyek tol Solo-Yogya dengan harga tertentu / Foto: Waskita

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Para perajin batu bata di Boyolali ternyata diam-diam juga melirik proyek tol Solo-Yogyakarta.

Mereka memanfaatkan tanah areal pesawahan yang terkena proyek tol tersebut sebagai bahan untuk membuat batu bata.

Mereka berani mengambil tanah di sana, karena sepengetahuan mereka, tanah tersebut tidak terpakai.

Sebelum proyek digarap, maka lapisan tanah bagian atas disingkirkan terlebih dahulu.

Advertisement
Baca Juga :  Warga Boyolali di Lereng Merapi Kekurangan Air Bersih

Nah, tanah inilah yang dimanfaatkan para pembuat batu bata. Namun demikian, mereka tak bisa mengambil tanah secara gratis.

Mereka harus membeli tanah tersebut dari pengelola proyek dengan harga Rp 35.000/ rit.

Seperti terlihat di areal pesawahan Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit. Terlihat sejumlah orang mencangkul tanah dan kemudian diangkut dengan mobil pikap.

Baca Juga :  Puluhan Kelompok Masyarakat di Boyolali Tuntut Dipekerjakan Dalam Proyek Tol

Uniknya, pikap yang digunakan mengangkut tanah tersebut sama yaitu, mobil pikap Mitsubishi lama atau yang dikenal dengan nama Colt T.

Sebagian perajin batu bata membeli langsung tanah tersebut, utamanya perajin yang memiliki mobil pikap.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua