JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Bersikap Gentleman, Mundur dari Manajer Persika, Prihanto  Tetap Berikan Bonus Kepada Pemain

Prihanto saat menyampaikan secara resmi menyatakan penguduran dirinya dari jabatan Manajer kesebelasan Persika Karanganyar / Foto: Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Manajer kesebelasan Persika Karanganyar, Prihanto akhirnya mundur dari Persika setelah gagal menuju 64 besar nasional.

Namun Prihanto bersikap kesatria. Walau mundur dari jabatan,  namun ia tetap memberikan bonus sejumlah uang kepada pemain Persika.

“Bisa ditanya langsung kepada pemain Persika meski saya mundur namun bonus dan urusan administrasi clear dan sekarang serahkan pada Bupati Karangayar Juliyatmono selaku pemilik klub,” ungkapnya kepada JOGLOSEMARNEWS. COM, Selasa (30/11/2021).

Menurut Prihanto,  alasan mundur itu sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas kepercayaan yang diberikan Bupati Karanganyar kepada dirinya.

Saat itu lanjutnya Bupati memberikan amanat pada dirinya untuk membangkitkan Persika sebagai kesebelasan kebanggan warga Karanganyar setelah mengalami mati suri hampir 15 tahun.

Baca Juga :  Bikin Resah Masyarakat, Ipda Nia Langsung Turun Tangan. Sikat 32 Motor dan 14 STNK di Jalan Lawu Karanganyar

Setelah itu, Prihanto pun membangkitkan Persika hingga lolos babak 10 besar Liga 3 Jateng.

Pada babak penyisihan Liga 3 Jateng, Persika lolos sebagai runner up grup D bersama kesebelasan Persak Kebumen. Selanjutnya pada babak 10 besar Persika berada di grup F bersama PSIP Pemalang, Persak Kebumen, PSIR Rembang dan PSISa Salatiga. Namun Persika tersingkir setelah kalah dua kali dari empat kali pertandingan.

“Ibarat jendral karena target Lolos 64 klub nasional Liga 3 tidak tercapai maka secara gentleman saya memutuskan mundur, meskipun sebenarnya itu target pribadi saya,” tandasnya.

Baca Juga :  Ahmad Syafii Maarif Wafat , Indonesia Kehilangan Sosok Teladan

Menurut Prihanto,  Bupati Karanganyar tidak memasang target tinggi melainkan hanya bermain secara maksimal.

Namun demikian sebagai panglima, Prihanto memasang target puncak yakni lolos dari Liga 3 Jateng dan endingnya masuk 64 besar klub hasil Liga 3 secara nasional.

“Kini semua saya serahkan pada Bupati,” ujarnya.

Selanjutnya Prihanto mengaku akan kembali pada habitatnya sebagai Ketua Askab PSSI Kabupaten Karanganyar.

Adapun menanggapi pro-kontra Dimata publik Karanganyar terkait keputusan mundur tersebut, Prihanto menyerahkan sepenuhnya pada publik.

“Ya monggo saja itu hak masyarakat,” pungkasnya. Beni Indra

Bagi Halaman