JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pesona Tayub dan Kuliner Rendengan Lereng Gunung Gandu Jadi Primadona Baru Wisata di Gesi Sragen. Langsung Diserbu Ribuan Pengunjung

Ribuan warga memadati festival budaya dan kuliner bertajuk Rendengan di lereng Gunung Gandu, Pilangsari, Gesi yang digelar kali perdana, Minggu (28/11/2021) pagi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Satu lagi pesona wisata berkonsep festival budaya dipadu dengan potensi kuliner tradisional dimunculkan di Sragen.

Kali ini di sebuah lereng Gunung Gandu, tepatnya di Dukuh Duren, Desa Pilangsari, Kecamatan Gesi, potensi itu diangkat dalam sebuah event bertajuk Rendengan.

Event festival budaya dan bazar kuliner khas pedesaan itu digelar untuk pertama kali pada Minggu (28/11/2021) pagi tadi.

Atraksi seni silat yang ditampilkan di event Rendengan. Foto/Wardoyo

Meski baru pertama, event tersebut di luar dugaan langsung disambut hangat masyarakat. Tak kurang dari 1000 pengunjung dari berbagai desa di Sragen Utara, tumpah ruah memadati event tersebut.

Kades Pilangsari, Ahmat Munadi mengatakan festival budayaRendengan’ itu digagas untuk mengangkat potensi yang ada di desanya.

Baca Juga :  Berikut Penampilan 30 Bonsai Terbaik (Part 2) yang Meraih Bendera Baik Sekali di Kontes Bonsai Piala Bupati Sragen 2022!

Utamanya wisata alam di Gunung Gandu dan potensi kuliner tradisional serta seni yang ada di wilayahnya. Mulai dari atraksi silat yang terkenal guyub rukun, seni tari dan tayub yang selama ini menjadi kesenian khas di Sragen Utara.

Seni tayub menjadi andalan dan hiburan untuk pengunjung. Foto/Wardoyo

Selain mengiringi datangnya musim tanam, event itu sekaligus melatih para pemuda yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Siwur Emas untuk menggelar event.

Namun lebih dari itu, event festival budaya dan kuliner itu juga untuk memberi peluang pelaku UMKM utamanya kuliner tradisional.

Ahmat menyampaikan ada 9 pedagang kuliner tradisional yang diberikan stan. Mulai dari penjual makanan khas tradisional Gablok, Sego tiwul, emping Garut, dodol Garut, tempe benguk dan beberapa makanan olahan khas lainnya.

Baca Juga :  Sosok Oemarsono, Pejabat Hebat Asli Putra Sragen Meninggal Dunia. Pernah Jadi Bupati, Wakil Gubernur Hingga Gubernur di Luar Jawa

“Alhamdulillah respon masyarakat luar biasa. Tadi semua jajanan tradisional yang disediakan habis dan kurang. Seperti Gablok yang disediakan 500 porsi langsung habis,” terangnya.

Stan kuliner tradisional menjadi andalan dalam festival Rendengan di Lereng Gunung Gandu, Minggu (28/11/2021). Foto/Wardoyo

Kades menambahkan melalui event tersebut diharapkan bisa menjadi alternatif wisata baru bagi masyarakat. Selain itu juga sebagai ajang memajukan pariwisata Desa Pilangsari.

Mengingat tingginya respon masyarakat dan masukan berbagai pihak, pihaknya berencana menggelar event itu secara rutin sebulan sekali.

Selain dihadiri ribuan warga, event tersebut juga dihadiri Wakil Ketua DPRD asal Gesi Muslim, Kepala Disporapar Sragen, Yuseph Wahyudi, Sekdin, Camat, dan Muspika setempat. Wardoyo

Bagi Halaman