JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bicaranya Mendadak Ngelantur, Motif Begal Muda Asal Sragen Nekat Bantai Sopir Grab Masih Misteri. Ternyata Kerjanya di Pabrik Roti Solo

Remaja asal Jenar Sragen tersangka pelaku pembegalan sopir grab saat diamankan di Polsek. Foto/Wardoyo
   

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Motif aksi begal yang dilakukan remaja asal Jenar Sragen berinisial, FEB (18) terhadap sopir taksi online Grab asal Klaten, Muhammad Rasyid Hidayat (42), Minggu (10/4/2022) dinihari masih misteri.

Keterangan tersangka yang berubah-ubah dan tidak jelas, membuat polisi masih kesulitan menguak motif aksi brutal tersangka hendak menghabisi korban.

“Justru itu (motifnya) kami masih bingung. Apa terlapor ingin menguasai mobil atau mau menghindari bayaran kesepakatan 1,5 juta, sampai saat ini belum bisa diketahui. Karena terlapor ini bicaranya masih ngomyang,” papar Kapolsek Jenar, AKP Suparjono, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (11/4/2022).

Karena usianya belum genap 18 tahun, kasus itu kemudian dilimpahkan ke Unit PPA Reskrim Polres Sragen.

Kapolsek menyampaikan saat ini kasus itu masih dalam penanganan intensif oleh penyidik PPA.

Baca Juga :  Sragen Runners 5K Kembali Digelar, Berikut Daftar Pemenangnya, Para Peserta Pelajar Mendominasi

Perihal pekerjaan terlapor, ia menyampaikan dari keterangan ibunya, terlapor FEB selama ini diketahui bekerja di pabrik roti di Solo.

Perihal fakta bisa sampai Purbalingga dan kemudian memesan grab untuk diantar ke rumahnya di Jenar, Kapolsek mengaku hal itu masih dalam penyelidikan.

“Bisa sampai Purbalingga itu dalam rangka apa juga belum diketahui. Terlapor pengakuannya masih berubah-ubah,” urainya.

Sementara, sopir grab yang menjadi korban mengaku dijanjikan bayaran Rp 1,5 juta.

Bayaran itu dijanjikan oleh pelaku untuk mengantarkan ke tiga rute atau orderan.

“Iya pengajuan dari korban, dia diminta mengantar terlapor untuk 3 kali rute. Bayarannya disepakati Rp 1,5 juta. Tapi itu baru dari pengakuan korban, dari terlapor belum bisa mendapat keterangan karena omongannya masih ngomyang,” urai Kapolsek.

Baca Juga :  Ribuan Goweser Semarakkan Tour De Sragen 2024, Bupati Ajak Masyarakat Berwisata Sambil Gowes

Tiga rute itu masing-masing dari Purbalingga ke rumah tersangka. Setiba di rumah tersangka, kemudian korban diminta mengantar lagi ke Tawangmangu Karanganyar.

Sepulang dari Tawangmangu, Senin (11/4/2022) dinihari, tersangka kembali membooking korban untuk mengantar ke Sragen Kota.

Di rute terakhirnya itulah, sesampai di pertengahan hutan Jenar, pelaku menjalankan skenario membegal korban dengan memukul kepala korban pakai martil.

Namun korban berhasil melawan dan merebut martil yang sempat lima kali diayunkan ke kepala korban hingga berdarah.

Korban bangkit lalu berusaha mengejar tersangka yang ketakutan kabur ke arah hutan.

Tersangka akhirnya diringkus saat hendak pulang ke rumahnya di Plosombo, RT 10/2, Banyurip, Jenar jam 06.30 WIB. Wardoyo

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com