JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Harga Beras Naik di Wonogiri Apakah Ada Operasi Pasar?

Beras
Stok beras gudang Bulog. Istimewa
   

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM Harga beras naik lantas di Wonogiri apakah akan ada operasi pasar?

Ternyata sudah ada jawaban terkait apakah akan ada operasi pasar menyusul harga beras naik di Wonogiri.

Terbukti Pemkab Wonogiri siap menggelar operasi pasar melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM).

Program kerjasama Pemkab Wonogiri dengan Bulog Cabang Surakarta itu dalam waktu akan dilakukan di wilayah Kecamatan Giriwoyo. Untuk kecamatan lainnya belum ada informasi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan Wonogiri Sutardi, menyebutkan dipilihnya wilayah Giriwoyo lantaran hasil panen padi di wilayah itu relatif tidak banyak. Namun, ketika ada operasi pasar warga setempat sangat antusias mendukung.

Baca Juga :  Turnamen Bola Voli Putra Manyaran Cup XVI 2024, Diikuti 45 Klub Catat Tanggal Mainnya

“Berapa volumenya untuk beras gerakan pangan murah tergantung Pemprov Jateng dan kesiapan pihak Bulog kami hanya mengusulkan, kita berharap GPM bisa dilakukan sebelum bulan puasa ini,” kata Sutardi, Senin (26/2/2024).

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Area Surakarta Andy Nugroho menyatakan siap melakukan gerakan pangan murah dengan Pemkab Wonogiri dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan.

“Selain program ini (GPM) kami sudah rutin menyalurkan bantuan pangan gratis 10 Kg/KK untuk 99.742 KK atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di kabupaten itu sejak Januari lalu,” kata Andy Nugroho.

Baca Juga :  Lebaran 2024 Telah Berlalu Saatnya Kembali ke Rutinitas, Bekerja dan Belajar Bolo

Menurut Andy Nugroho, harga beras medium maupun premium di pasaran umum sudah mulai turun rata-rata Rp 300,- hingga Rp 500,- per kilo.

“Tolok ukur (harga) di Pasar Legi Solo. Masyarakat diimbau tidak khawatir berlebihan karena kami siap kerjasama dengan 7 kabupaten/kota di eks Karesidenan Surakarta menggelar GPM,” tandas Ady Nugroho.

Dia menambahkan stok gudang Bulog Surakarta masih 10.000 ton lebih. Di gudang Bulog Ngadirojo Wonogiri saja, imbuhnya, juga aman karena stok masih 1.482.500 Kg.

“Angka tersebut relatif aman untuk memenuhi permintaan konsumen hingga bulan Maret atau April mendatang,” ungkap Andy Nugroho. Aris Arianto

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com