JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Ini yang Dilakukan UMKM Agar Sukoharjo Tak Dicap Sebagai Kabupaten Teroris

Dandim 0726 Sukoharjo, Letkol Inf Chandra Ariyadi P ikut melihat produk unggulan UMKM
Dandim 0726 Sukoharjo, Letkol Inf Chandra Ariyadi P ikut melihat produk unggulan UMKM

SUKOHARJO-Pelaku bisnis UMKM memegang peranan penting dalam memajukan daerah. UMKM juga bisa mengubah pandangan dan cap negatif menjadi hal yang menarik.

Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya mengungkapkan hal tersebut saat pameran potensi unggulan sekaligus ulang tahun Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sukoharjo. Kegiatan digelar di gedung Pusat Promosi Potensi Daerah, Minggu (11/3/2018).

“Terkenalnya Sukoharjo merupakan kabupaten teroris itu merupakan momok bagi investor luar negeri,” tandas dia.

Lantaran itu, cap negatif itu mesti diubah dengan memajukan daerah dari berbagai sektor. Termasuk sektor UMKM melalui para pelakunya.

Baca Juga :  Wajib Tahu Ini Ancaman Hukuman Pelaku Aksi Balap Lari Liar di Jalanan, Bisa Dipidana 18 Bulan Atau Denda 1,5 M

Pihaknya berharap para pelaku UMKM harus bisa menjadikan Sukoharjo menjadi kabupaten industri. Sehingga bisa menarik investor dari luar.

“Apalagi produk unggulan UMKM Sukoharjo seperti gamelan, batik, sarung goyor, kuliner, jamu dan lainnya sudah terkenal di dunia internasional maupun nasional. Ini potensi bagus,” sebut dia.

Untuk mencapai hal itu, jelas dia perlu langkah nyata dari Dekranasda. Menurut dia agar dapat memajukan Sukoharjo, kunci utama adalah pelaku UMKM harus diberikan pembinaan supaya laris, ramai dengan cara pemasaran yang tepat.

Baca Juga :  Ngeri, Pasien Meninggal Karena Corona Bertambah 2 Menjadi 22, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Sukoharjo Kini Melonjak Mencapai Angka 548

Etty Suryani Wardoyo, Ketua Dekranasda Sukoharjo menerangkan, selama 2017 sudah melaksanakan sejumlah kegiatan mendorong kemajuan UMKM. Meliputi, fasilitasi UMKM untuk mengikuti pameran, menyelenggarakan pembinaan dan pengarahan kepada pelaku usaha UMKM. Dekranasda juga mengadakan sosialisasi dan pelatihan transaksi online, dan memberikan bantuan stimulus. Aris Arianto