JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

4 Tahun Jadi Buronan, Koruptor Anggaran Fiktif Karanganyar Rp 639 Juta Ditangkap di Cilegon

Kajari Karanganyar bersama tim saat mengamankan terpidana korupsi anggaran fiktif yang jadi buronan empat tahun Rabu (16/5/2018). Foto/Wardoyo


Kajari Karanganyar bersama tim saat mengamankan terpidana korupsi anggaran fiktif yang jadi buronan empat tahun Rabu (16/5/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Setelah dinyatakan menjadi buronan selama lebih dari 4 tahun, terpidana kasus korupsi anggaran fiktif di salah satu lembaga keuangan,  Mustamir Tantowi, ditangkap Intel Kejaksaan Negeri Karanganyar di Grand Pesono, Provinsi Banten,  Jawa Barat.

Kajari Karanganyar, Suhartoyo, yang didampingi Kasi Pidsus, Hanung Widyatmaka, mengatakan, Mustamir merupakan terpidana kasus penegeluaran fiktif  sebesar Rp 639 juta, pada saat dia menjabat sebagai manager salah satu koperasi syariah.

Baca Juga :  Demi Vaksin, 1.300 Warga Plosorejo Rela Antre Selama 12 Jam Hingga Maghrib. Danrem Surakarta Kagum

Anggaran sebesar Rp 639 juta tersebut, merupakan anggaran dari Kementerian Perumahan yang seharusnya digunakan untuk pembangunan perumahan bersubsidi bagi karyawan berpenghasilan rendah.

Menurut Kajari, Mustamir ditangkap  di perumahan Grand Pesona C Cilegon, Banten. Penangkapan ini berdasarkan berdasarkan putusan kasasi mahkamah agung RI nomor : 2367K/pidsus/2013 tanggal 9 juni 2014 dengan amar putusan PP 6 tahun denda Rp 300 juta subsider 6 bulan kurungan  dan uang pengganti sebesar  639.000.000.

Advertisement
Baca Juga :  Satlantas Polres Karanganyar Sosialisasikan Operasi Patuh Candi dari Warung HIK, Ojol Hingga Kios Sembako

“Pengadilan tipikor Semarang menjatuhkan vonis selama enam tahun penjara. Saat itu, Mustamir tidak di tahan, karena selama proses hukum yang bersangkutan kooperatif. Namun saat vonis dijatuhkan. Mustamir justru  menghilang,” kata Kajari, Rabu (16/05/2018).

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua