loading...
Loading...
Foto simulasi penanganan bencana gempa di Pemkab Karanganyar. Foto/Humas

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Pj Sekda Karanganyar, Sutarno menerima rekomendasi BPBD terkait penyempurnaan gedung. Ia pun tak menampik kondisi sejumlah peralatan pemadam kebakaran instan dan sumber air damkar yang memang kurang terawat.

Baca Juga :  TMMD Karanganyar Gelontor Rp 525 Juta Untuk Desa Jatiroyo. Pemkab Tambah Rp 400 Juta Untuk RTLH 

“Catatan BPBD akan ditindaklanjuti. Kegiatan ini momentum evaluasi,” katanya.

Sementara wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto mengatakan bahwa simulasi ini sudah cukup luar biasa kesiapannya dan dari semua instansi yang terkait.

Baca Juga :  Hadir di Karanganyar, Ketua Umum PB NU: Alquran dan Hadist Saja Belum Cukup! 

Menurutnya semua sudah bergerak tanpa dikomando sesuai dengan tugas masing-masing. Ia juga menghimbau bahwa mereka mampu menanggulangi bencana-bencana di musim pancaroba ini.

Koordinator Basarnas Surakarta Arief Sugiyarto mengkritisi penerapan sistem evakuasi vertikal. Menurutnya, persiapan menurunkan korban terlalu lama. Selain itu, tidak seharusnya korban ditangani secara terpencar.

Baca Juga :  Sedih, Jumlah Janda Baru di Karanganyar Bertambah 2.200 Orang Hanya Dalam Kurun 1,5 Tahun 

“Secara SDM bagus. Hanya saja butuh koordinasi lebih baik dan sinkronisasi,” katanya. Wardoyo

 

Iklan
Loading...