JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kabar Dari Mekah: Jelang Puncak Haji, Menteri Agama Ajak Ribuan Jemaah Haji Indonesia Senam Pagi, Termasuk dari Sragen. Armuzna Siap Menyambut

Amirul Haj, Menag Lukman Hakim Sayifudin saat senam bersama ribuan jemaah haji asal Indonesia di pelataran hotel di Mekah, Sabtu (3/8/2019) waktu setempat. Foto/Istimewa

IMG 20190803 WA0043
Amirul Haj, Menag Lukman Hakim Sayifudin saat senam bersama ribuan jemaah haji asal Indonesia di pelataran hotel di Mekah, Sabtu (3/8/2019) waktu setempat. Foto/Istimewa

MEKAH, JOGLOSEMARNEWS.COM Hari Sabtu (3/8/2019) menjadi hari istimewa bagi para jemaah haji asal Indonesia, tak terkecuali dari Sragen.

Sebab hari ini, Amirul Haj, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengunjungi Sektor 10 Daker Makkah di Hotel Kiswah Tower. Kedatangan menteri itu disambut meriah oleh yang sedang mengikuti senam rileksasi. Bahkan, Menag turut senam bersama ribuan calhaj di pelataran hotel.

Usai ikut senam, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Menag menyarankan jamaah agar menjaga fisiknya. Haji adalah ibadah yang sangat membutuhkan kekuatan fisik, stamina yang prima, kebugaran, dan ketahanan. Kegiatan senam sangat baik untuk menjaga kondisi tubuh.

Baca Juga :  Miris, Lihat Pemandangan Ratusan Warga Sragen Jalani Swab Covid-19. Sehari Ada 349 yang Ngantri Diswab, Kasus Positif Sudah Mendekati 4.000

Menyinggung terjadi perubahan keberangkatan, tak lain disebabkan mepetnya kepastian informasi mendapatkan tambahan kuota 10.000 calhaj.

Tambahan kuota 10.000 setara dengan 22-25 kloter dimana setiap kloter berisi 360 – 450 calhaj.

“Informasi dan kepastian dapat 10.000 ini di akhir persiapan. Artinya, persiapan harus dari awal lagi. Akibatnya, di beberapa daerah terpaksa ada penjadwalan ulang” jelasnya.

Baca Juga :  Duh Gusti, 3 Warga Sragen Kembali Meninggal Dunia Hari Ini Positif Terpapar. Dua Orang dari Tanon, Satu Orang Berusia 90 Tahun
IMG 20190803 WA0036
Johan Wahyudi saat bersama Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifudin di Mekah. Foto/Istimewa

Ditambahkannya, setiap hari, dari 13 embarkasi se-Indonesia, ada 12 – 14 penerbangan. Seluruh calon jamaah haji Indonesia terbagi dalam 529 kloter. Itulah yang jadi penyebab terjadinya perubahan keberangkatan.

Puncak haji 2019 akan dimulai Jumat, 8 Agustus 2019. Menyinggung masalah itu, persiapan Armuzna (Arofah, Muzdalifah, dan Mina) sudah cukup matang.

“Delegasi Amirul Haj akan meninjau Armuzna sebelum puncak haji. Memastikan kesiapan menyambut jamaah haji kita,” tambahnya. (*/dilaporkan Johan Wahyudi dari Mekah)