JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Biadab, Bocah SD di Semarang 2 Tahun Disekap Bapak Kandungnya Sendiri. Tak Boleh Keluar Rumah dan Sekolah, Sampai Terpaksa Makan Potongan Busa 

Ilustrasi kekerasan terhadap anak. Foto: Dok.
Ilustrasi kekerasan anak

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Kisah tragis menimpa CP, seorang bocah laki-laki usia SD asal Ambarawa, Semarang. Ia menjadi korban kekejaman bapak kandungnya sendiri berinisial JEN.

Selama hampir dua tahun, bocah berusia 10 tahun itu disekap di sebuah ruangan di rumah dan diasingkan dari dunia luar. Tragisnya lagi, korban sering tak diberi makan.

Fakta miris itu terungkap setelah Komisi Nasional Perlindungan Anak ( Komnas Anak ) Jawa Tengah di bantu aparat Polres setempat berhasil membongkar kekejaman sang bapak kemarin.

Baca Juga :  Gelar Aksi Peduli Lingkungan, Alumni Planologi Undip Terima Penghargaan Inspirasi Jaga Lingkungan

Data dari Komnas Perlindungan Anak Jateng, korban diselamatkan dari penyekapan yang di lakukan oleh ayah kandungnya sendiri ( Jen ) dari rumahnya di lingkungan Bugisan RT 3 RW 6, Kelurahan Lodoyong, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dua hari lalu.

Setelah menerima aduan dari ibu korban yang sudah cerai, akhirnya tim Komnas Perlindungan Anak Jawa Tengah bersama aparat dan dibantu oleh masyarakat menggeledah rumah JEN.

Baca Juga :  Mahasiswa MPP Unsoed Rancang PPM dalam Budidaya Herbal Berkelanjutan

Dalam penggeledahan itu, tim mengungkap fakta mencengangkan.

Yanuria Jayanti, salah satu anggota Tim Komnas Anak Jateng, menuturkan saat di rumah JEN, tim tercengang semua melihat keadaan di dalam rumah tersebut yang gelap, lembab kotor dan berantakan dan ada potongan – potongan busa yang dimakan CP.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com