JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Cantik Banget, Siswi SMK asal Gemolong Sragen Dikabarkan Sudah 5 Hari Menghilang Tanpa Kabar. Orangtua Khawatir, Dibawa Kabur Pria?

Zahra Zalva Mahdiah, siswi SMK asal Gemolong, Sragen yang dilaporkan hilang sejak lima hari lalu. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Zahra Zalva Mahdiah, siswi SMK asal Gemolong, Sragen yang dilaporkan hilang sejak lima hari lalu. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Zahra Zalva Mahdiah (19) warga Perumnas Gemolong Permai, Kelurahan Gemolong, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, dikabarkan hilang tanpa kabar sejak lima hari lalu.

Orangtuanya pun cemas bukan kepalang lantaran putrinya yang masih duduk di bangku salah satu SMK swasta di Gemolong itu hingga kini tak kunjung pulang.

Siswi berparas cantik itu dilaporkan tak pulang sejak Minggu (12/1/2020). Hingga kini orangtua tak mengetahui keberadaannya dan kehilangan kontak.

Zahra adalah putri pasangan suami istri, Masyudin (50) dan Emilia (48). Hilangnya Zahra juga sudah dilaporkan ke Polsek Gemolong, Sragen.

Menurut penuturan Emilia, Kamis (16/1/2020), putri cantiknya itu sudah meninggalkan rumah sejak lima hari lalu. Ia menduga putrinya itu marah setelah sempat ia marahi dan HP-nya ia sita.

“Awalnya marah karena saya omelin sama HP-nya saya sita. Tahu-tahu malam nggak pulang sampai sekarang,” kata Emilia saat dihubungi JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (16/1/2020).

Baca Juga :  3 Tugu PSHT Sragen Kembali Dirusak, Malam Ini Pengurus Cabang Langsung Kumpulkan 20 Ketua Ranting Gelar Rapat. Serukan Semua Warga Tidak Terprovokasi dan Menahan Diri!

Menurut Emilia, informasi yang ia peroleh, sebelum hilang, putrinya kali terakhir sempat dikabarkan terlihat di terminal Tirtonadi Solo. Saat itu ada yang melihat putrinya mengenakan baju warna hijau.

“Katanya ada yang ketemu di terminal. Tetapi saat ditegur malah dia bilang kalau nama dia bukan Zahra,” ujarnya.

Emilia juga menyampaikan putrinya pergi dengan ciri-ciri pakai kaos hijau panjang di terminal Solo. Ia mengaku sudah melaporkan hilangnya putrinya itu ke Polsek Gemolong.

Ia sangat berharap dengan bantuan Polisi dan masyarakat, putrinya bisa segera di temukan secepatnya.

“Dulu juga pernah pergi ke Jakarta, dan ketemu di rumah tantenya. Kalau sekarang kami nggak tahu posisinya di mana karena HP sudah kami sita,” ungkapnya.

Terpisah, Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra mewakili Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo membenarkan adanya laporan orang hilang itu. Namun ia memastikan bahwa gadis atas nama Zahra yang dilaporkan itu kemungkinan besar memang kabur dari rumah.

Baca Juga :  Cerita di Balik Temuan 2 Mahkluk Jenglot Yang Gemparkan Sragen. Air di Sekitarnya Mendadak Seperti Mendidih, Warga Sempat Ketakutan Tak Ada Yang Berani Mengambil

Menurut Kapolsek, sejauh ini pihaknya juga sudah bertindak dengan berkoordinasi jika ada yang melihat keberadaan Zahra. Namun hingga kini juga belum terdeteksi di mana keberadaan siswi cantik itu.

“Bukan hilang, tapi kabur dari rumah. Dan anaknya kan sudah di atas 18 tahun dan dewasa, jadi sudah tidak masuk kategori anak lagi. Sehingga bisa menentukan pilihan. Kemungkinan memang kabur setelah dimarahi dan HPnya disita ibunya,” terang AKP Ketut.

Soal kemungkinan menghilang dengan pria atau pacarnya, Kapolsek mengatakan tidak menutup kemungkinan. Sebab ada dugaan memang Zahra sengaja untuk kabur dari rumah.

“Bisa jadi demikian. Tapi sekali lagi, ini sudah dewasa dan bukan anak-anak lagi dan nggak hilang tapi kemungkinan kabur,” tandasnya. Wardoyo