JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Demi Kebutuhan Sehari-Hari, Robert Asal Tangen Sragen Rela Bobol Bengkel di Transito. Barang Curiannya Dijual Paketan Lewat Online

Tersangka saat diamankan di Mapolres Sragen. Foto/Wardoyo
Tersangka saat diamankan di Mapolres Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Sebuah bengkel motor di Transito, Sragen dibobol pencuri. Bengkel milik Suwanto (30) asal Dukuh Geneng, Wonotolo, Gondang itu dibobol oleh Robi Aprilianto alias Robert (21).

Pemuda ada Dukuh Singget, Desa Sigit, Tangen, Sragen itu dibekuk saat hendak menjual barang-barang curiannya dari bengkel lewat online.

Menariknya, pelaku yang belum lama menikah itu, mengaku nekat mencuri hanya demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Data yang dihimpun di Mapolres, aksi pencurian itu terungkap dari pers rilis yang digelar di Mapolres akhir pekan lalu.

Baca Juga :  Pasien Suspek Terus Bertumbangan, 2 Warga asal Sragen Kulon dan Kacangan Sumberlawang Kembali Dilaporkan Meninggal. Jadi Kematian Suspek ke-52, Total Sudah 87 Warga Meninggal Dunia

Kapolres Sragen, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo melalui Kasubag Humas AKP Harno mengungkapkan pelaku beraksi pada Sabtu (4/1/2020) silam dengan membobol gembok pintu.

Pencurian diketahui kali pertama oleh pemilik bengkel saat hendak mencari makan pagi sekitar pukul 06.30 WIB.

“Setelah dilakukan pengecekan ada banyak yang hilang. Di antaranya kaburasi, oli, gir, dan pelek senilai hampir Rp 2,6 juta,” paparnya.

Dijelaskan, pelaku beraksi sendirian mengendarai sepeda motor Honda Beat. Pelaku dibekuk tiga hari berselang di wilayah Paldaplang Ngrampal.

“Tersangka dan barang bukti sudah kami amankan. Tersangka kita jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun,” terangnya.

Baca Juga :  Pijakan Plafon Mendadak Ambrol, Warga Puroasri Sragen Terhempas Jatuh dan Dilarikan ke Rumah Sakit. Pinggangnya Dilaporkan Sampai Begini!

Sementara, dari pengakuan tersangka, hanya sekali. Namun ternyata dari catatan kepolisian, ia sudah berkali-kali mencuri.

“Rencana saya jual Rp 850.000 paketan Mas. Mau saya jual lewat online,” ujar tersangka.

AKP Harno menambahkan tersangka sudah pernah tertangkap mencuri burung sebanyak dua kali di Tangen. Kemudian satu kali membobol konter di Tangen.

“Uangnya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Saya sudah nikah tapi belum punya anak,” ucap tersangka. Wardoyo