JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kasus Meroket, 9 Gram BB Sabu dari Sejumlah Bandar dan Mafia Narkoba Sragen Diblender di Kejaksaan. Ribuan Pil Koplo Dibakar dan Belasan HP Dihancurkan Pakai Palu

Pemusnahan BB narkoba dengan dibakar di Kejaksaan Negeri Sragen, Rabu (30/9/2020). Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Peredaran narkotika dan obat-obatan psikotropika (Narkoba) di Kabupaten Sragen masih memprihatinkan.

Setidaknya selama kurun 8 bulan 2020 hingga September ini sudah ada 20 kasus yang telah diputus dan berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Hal ini terungkap saat digelar pemusnahan barang bukti 45 perkara tindak pidana umum di Kantor Kejaksaan Negeri Sragen, Rabu (30/9/2020).

Pemusnahan dilakukan pejabat Forkompinda dipimpin Ketua Kejaksaan Negeri Sragen, Sinyo Redy Benny Ratag dan dihadiri perwakilan instansi dan institusi terkait.

“Dari 45 kasus tersebut 20 diantara masalah Narkoba. Meliputi 20 perkara tindak pidana narkotika dengan barang bukti sabu-sabu 9.1 gram. Kemudian barang bukti 6.113 butir pil koplo trihexyphenidyl,” kata Sinyo.

Baca Juga :  Tak Tahan Lihat Video Saru Istri Diduga Main Gituan Sama Beberapa Pria di Depan Anak, Warga Mojo Sragen Nekat Lapor Polisi. Ungkap Tiap Main Selalu Direkam 

Jumlah sabu-sabu yang dimusnahkan dengan cara diblender itu meningkat dari tahun lalu yang hanya 3,8 gram. Sehingga ada kenaikan 5,3 gram atau hampir dua kali lipat yang disita dari pemakai, kurir hingga bandar.

Kajari Sragen saat memimpin pemusnahan BB sabu dengan cara diblender. Foto/Wardoyo

Sementara pil koplo yang dimusnahkan dari tahun lalu hanya selisih 84 butir lebih sedikit.

Sementara itu selain narkoba barang bukti yang ikut dimusnahkan adalah 4 perkara tindak pidana kehutanan (ilegal logging). Kemudian 21 tindak pidana pencurian, perjudian dan pelindungan anak.

“Selain itu gergaji tangan satu buah, arit (sabit) dua buah, peralatan perjudian jenis dadu 1 set, linggis 2 buah, pakaian 9 potong,” terangnya kepada wartawan.

Kemudian peralatan hisap atau konsumsi sabu-sabu (bong), korek api bungkus plastik, kotak rokok narkotika. Handphone berbagai merk sejumlah 13 buah. HP itu dihancurkan dengan palu.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Tol Sragen, Ketua DPC Gerindra dan Wakil Ketua DPRD Pekalongan Tewas Saat Hendak Kunker ke Jatim

“Ini semua kasus yang kita tangani sejak awal tahun sampai saat ini,” ujarnya.

Adapun pemusnahan barang bukti tindak kriminal dan penyakit masyarakat ini dilakukan dengan cara dirusak, dan dibakar. Sementara untuk sabu-sabu dilarutkan dalam air.

Sinyo mengakui, sampai kini masih ada sejumlah kasus yang masih ditangani. Pihaknya tidak bisa menyebutkan secara rinci kasus yang tengah diproses Kejari Sragen tersebut.

“Kalau pidana umum kita harus menunggu putusan pengadilan. Jadi kita tidak tahu berapa kasus lagi. Semua kasus diproses jadi tidak bisa menyebut berapa kasus lagi,” pungkasnya. Wardoyo